Grid.ID - Berita soal Dedi Mulyadi ingin setiap kecamatan di Jabar memiliki satu lapangan sepak bola menyita perhatian publik. Gubernur Jawa Barat itu pun mengaku keinginannya bukannya tanpa alasan.

Pasalnya, Dedi Mulyadi ingin setiap kecamatan di Jabar memiliki satu lapangan sepak bola agar bisa dipakai untuk tempat pusat ekosistem sepak bola. Serta pusat aktivitas olahraga yang bisa dipakai oleh anak muda.

"Satu kecamatan harus ada satu lapangan yang representatif standar nasional. Itu untuk pusat ekosistem sepak bola," ujar Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id, Jumat (28/11/2025).

Kendati demikian, Dedi Mulyadi menuturkan lapangan yang akan di Kecamatan nantinya tidak perlu dilengkapi dengan fasilitas tribun penonton. Hal itu karena dianggap akan menyulitkan perawatan.

Serta tidak menutup kemungkinan beresiko untuk mengalami kerusakan apabila dibangun.

"Sesuaikan dengan tanah tapi jangan terlalu mewah. Itu pemeliharaannya mahal dan barangnya nanti banyak hilang," imbuh Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi juga menyinggung soal pentingnya lingkungan yang mendukung. Terkhusus dalam hal untuk mendukung anak-anak di kawasan Jawa Barat untuk menjadi atlet.

Dimana lingkungan, sikap, dan karakter juga ikut berperan besar.

"Yang menjadi problem itu lingkungan, diajarin ngerokok, minum, motoran, bobogohan (pacaran)," kata Dedi Mulyadi.

Nantinya, untuk mendukung rencana itu, Pemprov Jabar dalam waktu dekat akan membentuk sekolah pelajar khusus sepak bola. Dimana dalam tahap pertamanya, sekolah itu nanti akan menerima 36 murid.

"Mereka tetap terdaftar di sekolah, walaupun tidak masuk ke sekolah. Rencana untuk tahap awal 36 murid, satu kelas.

Baca Juga: Izinkan ASN Pemprov Jabar Tidak Masuk Kantor Saat Hari Ultah Ibu, Dedi Mulyadi Ungkap Alasan di Baliknya

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,TribunJabar.id
Penulis : Siti M
Editor : Siti M

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#tahun baru china

#bintang

#meninggal dunia

#Bandung

#Indonesia

#Aurel Hermansyah