Grid.ID – Drama Korea bertema psikopat selalu punya tempat tersendiri bagi penonton yang suka alur penuh misteri dan permainan psikologis. Ceritanya yang intens sering membuat penonton ikut menebak-nebak siapa pelaku sebenarnya hingga episode terakhir.
Salah satu keunggulan drakor thriller psikologis adalah kemampuannya membangun karakter yang kompleks. Banyak tokoh terlihat normal di permukaan, namun menyimpan rahasia kelam yang terungkap perlahan.
Lima drakor berikut ini cocok untuk kamu yang mencari ketegangan, plot twist, dan karakter psikopat yang benar-benar mind-blowing. Mulai dari investigasi detektif, pembunuh berantai, hingga trauma masa kecil yang membentuk sifat ekstrem.
1. Queen Mantis (2024)
Queen Mantis memiliki 12 episode yang bisa kamu tonton di Netflix. Drakor ini bercerita tentang seorang wanita yang menjalani kehidupan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pembunuh terlatih dengan masa lalu brutal. Drama ini memperlihatkan bagaimana trauma dan manipulasi membentuknya menjadi sosok yang dingin dan menghukum target-target tertentu.
Episode demi episode menghadirkan teka-teki baru yang mengungkap masa lalunya yang penuh darah. Penonton diajak untuk melihat bagaimana ia berusaha menutupi identitas aslinya sekaligus menghadapi ancaman dari masa lalu yang kembali datang.
Daya tarik utama drama ini ada pada tokoh utamanya yang terlihat sangat lembut, namun ternyata memiliki sisi psikopat tersembunyi. Karakternya digambarkan cerdas, terlatih, dan mampu mengendalikan emosi untuk mencapai tujuannya.
2. Mouse (2021)
“Mouse” memiliki 20 episode yang bisa kamu tonton di Video. Drakor ini menceritakan kisah seorang polisi polos yang terlibat dalam kasus pembunuhan berantai dengan eksperimen genetika. Drama ini menyoroti pertanyaan besar: apakah psikopat lahir dari gen, atau terbentuk dari lingkungan?
Ketegangan meningkat ketika karakter utama mulai menunjukkan perubahan kepribadian yang ekstrem. Penonton dibuat bertanya-tanya apakah ia telah mewarisi gen psikopat yang selama ini dikejar polisi.
| Penulis | : | Argia Melanie Pramesti |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |