Grid.ID - RN (15) jadi korban penyekapan dan pemerkosaan oleh 4 pelaku. Keempat pelaku bawa benda khusus demi kelabuhi pemilik penginapan. Benda apa?

Seorang remaja putri berusia 15 tahun, warga Kecamatan Cibeureum, Tasikmalaya, jadi korban penyekapan. Ia berhasil selamat berkat aksi beraninya sendiri.

Empat orang pria yang merupakan pelaku penyekapan pun kini telah diamankan polisi. Masing-masing pelaku berinisial DF (24), D (21), IR (17), dan AK (17).

Terungkap bahwa pelaku menyewa kamar untuk menyekap korbannya. Keempat pelaku bawa benda khusus demi kelabuhi pemilik penginapan.

Dikutip dari Tribunnewsmaker.com, sebuah operasi penyelamatan dramatis dilakukan oleh Polres Tasikmalaya Kota di sebuah penginapan di Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Polisi berhasil menggerebek sebuah kamar dan menemukan seorang gadis di bawah umur, berinisial RN (15), yang telah disekap oleh empat pria selama dua hari penuh.

Aksi cepat polisi ini dilakukan pada Rabu (26/11/2025) siang, setelah menerima laporan dari keluarga korban. Saat pintu kamar penginapan dibuka, kondisi RN sangat ketakutan dan syok.

Gadis remaja itu berada di dalam kamar bersama empat pria yang diduga sebagai pelaku penyekapan. Tanpa membuang waktu, seorang polwan segera mengevakuasi RN keluar dari kamar untuk mendapatkan perlindungan, sementara empat pria yang diduga pelaku langsung diinterogasi di lokasi kejadian.

Keempat pria tersebut diketahui bernama Dian Fajar (24), Dimas (21), serta dua pelaku lain yang masih di bawah umur, yakni IR (17) dan AK (17). Kasus penyekapan ini terungkap berkat keberanian RN sendiri.

Korban sempat hilang kontak selama dua hari. Saat keempat pria yang menyekapnya tertidur pulas, RN memanfaatkan momen emas tersebut untuk menghubungi keluarganya.

RN kemudian mengirimkan lokasinya (share location) kepada ibunya. Sang ibu, yang sebelumnya sudah melaporkan kehilangan anaknya ke polisi, langsung berkoordinasi dengan petugas sebelum bergegas menuju lokasi.

Sementara itu, mengutip Tribunjateng.com, menurut keterangan dari penjaga penginapan, pelaku menyewa kamar untuk kegiatan bengkel dengan biaya sewa Rp100 ribu permalam. Bahkan, DFS membawa tiga orang yang mengaku sebagai montir untuk menetap di kamar tersebut dalam beberapa hari ke depan.

 Baca Juga: Kisah Pilu Korban Penyekapan di Pondok Aren, Ngaku Dipukuli hingga Dicambuki Pelaku Usai Tertipu Modus Jual Beli Mobil

Halaman Selanjutnya

Source : TribunJateng.com,Tribunnewsmaker.com
Penulis : Desy Kurniasari
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral