Grid.ID - Kisah pilu datang dari korban penyekapan di Pondok Aren. Mereka dianiaya oleh pelaku usai tertipu modus jual beli mobil.
Peristiwa penyekapan yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Eboni 2, Pondok Aren, Tangerang Selatan gegerkan publik. Sebab, potongan video diduga penyiksaan beredar luas di sosial media.
Penyekapan terjadi usai para korban masuk jebakan pelaku untuk jual beli mobil. Korban dan pelaku pada awalnya sepakat bertemu di sebuah angkringan wilayah Jagakarsa pada Sabtu (11/10/2025).
Namun saat memesan makanan, pelaku yang berinisial N tiba-tiba datang bersama pelaku lainnya. Mereka lantas mengambil ponsel dan tas milik korban.
Korban yang terdiri dari empat orang itu kemudian digiring masuk mobil. Mereka dibawa ke lokasi penyekapan.
Beruntung, salah satu korban berhasil kabur dan membuat laporan polisi. Sejauh ini, polisi telah menangkap sembilan pelaku yang terdiri dari delapan laki-laki dan satu perempuan.
Salah satu korban dalam peristiwa tersebut bernama Nurul alias Ibenk menceritakan peristiwa memilukan yang dialaminya. Ia merasa tidak diperlakukan selayaknya manusia.
"Saya kayak bukan manusia yang enggak dihargai, saya ditendang," ungkap Nurul, dikutip dari Warta Kota.
Sementara korban lain yang bernama Indra menyebut para pelaku menyerangnya dan dua rekannya. Ia mengaku sudah dicambuk dan dipukuli.
"Kaki, paha, bibir, kepala pada benjol, (diserang) kayak membabi buta," ucap Indra.
"Dipukul, dicambuki," tambah korban lain yang bernama Ajit.
| Source | : | Kompas.com,Warta Kota |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Nesiana |