Grid.ID - Gelaran Money Fest 2025 resmi ditutup dengan sukses pada Minggu (23/11) malam di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Mengusung konsep baru yang lebih kreatif, interaktif, dan dekat dengan dunia anak muda, festival dua hari ini berhasil menjadi magnet bagi ribuan pengunjung yang didominasi Generasi Z.

Antusiasme besar ini menjadi bukti bahwa Gen Z kian sadar pentingnya literasi finansial sekaligus ingin memanfaatkan peluang ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Sejak dibuka pada 22 November 2025, area Money Fest di Galeri  S. Sudjojono langsung diserbu pengunjung. Tercatat lebih dari 3.000 pengunjung hadir di hari pertama, menikmati pengalaman festival yang memadukan edukasi, rangkaian workshop kreatif, hingga kesempatan menjajal produk UMKM muda.

Beragam aktivasi klien pun tak kalah menarik perhatian. Booth Tokio Marine menjadi salah satu titik paling ramai berkat photo booth interaktif yang membuat pengunjung rela antre untuk mendapatkan hasil foto terbaik mereka.

Sepanjang dua hari penyelenggaraan, rangkaian creative workshop selalu dipadati peserta. Gen Z menunjukkan antusiasme besar untuk mencoba sekaligus memahami potensi bisnis dari produk-produk handmade dan craft yang tengah populer.

Bersama Waktu Luang, Money Fest menyelenggarakan workshop membuat  pengharum ruangan (simples reed diffuser) dan lilin beraroma (concrete  scented candle & painting jar) di hari pertama. Selain itu, Gen Z juga mendapat kesempatan untuk berkreasi bersama komunitas Book Clan untuk membuat pembatas buku

Berlanjut pada hari kedua ada workshop membuat jam tangan dengan rangkaian manik-manik indah serta membuat tas dari rajutan tali besar (chunky) yang unik dan gaya.

Melalui kegiatan ini, peserta dapat merasakan langsung proses menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai jual. Tentu saja, proses kreatif ini juga bisa pengisi konten di media sosial kaum muda yang kini semakin aktif mengembangkan skill mereka.

Pada hari kedua ini juga berlangsung lomba mewarnai yang diikuti oleh ratusan anak-anak. Setelah itu, anak-anak berbakat ini juga bisa berekspresi dengan komunitas Read Aloud melalui penceritaan dongeng dan berkreasi dalam seni melipat kertas bersama Ichinogami.

Salah satu sesi paling ditunggu adalah mini talkshow bersama Korona Sulin dan Stella Ajeng, founder Stellar Coronae, brand craft berbahan bunga asli yang lahir di Bandung. Ruang diskusi ini juga mendapat antusiasme Gen Z yang ingin meniru semangat dua teman lama ini untuk berkreasi dan menghasilkan uang.

Dalam sesi ini, keduanya berbagi cerita mulai dari awal merintis usaha, proses kreatif, hingga jatuh bangun menjalankan bisnis yang kini mempekerjakan 18 karyawan. Mereka menekankan bagaimana kreativitas, ketekunan, dan keberanian mencoba hal baru dapat membuka peluang ekonomi yang menjanjikan.

Baca Juga: Kronologi Inul Daratista Diludahi Teman Gegara Foto dengan Tokoh Politik, Dituding Money Laundry

Kehadiran mereka sekaligus menjadi inspirasi bahwa bisnis kreatif dapat tumbuh kuat bila dijalankan dengan passion dan strategi yang tepat. Ini bisa menjadi pesan penting bagi Gen Z yang ingin memulai usaha.

Money Fest 2025 tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga menjadi tempat belanja produk lokal yang fresh dan inovatif. Lebih dari 20 brand ternama ikut meramaikan festival, menghadirkan pengalaman belanja yang dekat dengan gaya hidup Gen Z.

Mereka terbagi dalam tiga kategori. Untuk kategori beauty & skin care ada brand Emina, Marshwillow, Viva Cosmetics, Flos Aurum, Peseona, Segarra hingga Rumade.  

Pada kategori fashion & wastra pop hadir Batik Pop, NyongStyle, Noesa, Ninauka, Miwa, Sewish&Rich,  tenun detail untuk pecinta craft premium. Lalu, untuk kategori accessories & handmade goods ada Little Space, Mammu Handmade, Elscandle, Ichinogami, CFTM dan  OMK. Semua produk yang dihadirkan mereka merupakan produk handmade yang unik dan penuh karakter, dari tas hingga pernak-pernik dekoratif.

Partisipasi tenant yang beragam ini semakin menegaskan bahwa ekonomi kreatif menjadi arena potensial bagi Gen Z untuk berkreasi sekaligus berbisnis.

Mengambil lokasi di Taman Ismail Marzuki sebagai pusat kesenian di ibukota, Money Fest tentu saja menghadirkan panggung seni bagi pelaku seni untuk menghidupkan suasana. Berkolaborasi dengan  Jakarta Book Party, MoneyFest menangkap gairah seni gen Z yang ingin menampilkan ekspresi dan kreatifitasnya di atas Panggung ketjil. Acara ini menjadi penutup rangkaian acara di hari pertama. 

Malam penutupan Money Fest 2025 berlangsung hangat dan meriah. Dua talenta muda Indonesia, Frogtale dan Rafi Sudirman, tampil menghentak panggung Galeri S. Sudjojono. Penampilan mereka menjadi simbol energi kreatif dan semangat kolaborasi yang diusung festival tahun ini.

Dengan padatnya workshop, ramainya tenant, serta tingginya antusiasme peserta, Money Fest 2025 berhasil membuktikan diri sebagai festival yang bukan hanya menghadirkan informasi, tetapi juga pengalaman nyata. Konsep baru yang dihadirkan Kontan tahun ini mampu membuka ruang kolaborasi sekaligus mendorong Gen Z untuk berani berkarya dan mengeksplorasi peluang ekonomi baru.

Money Fest 2025 menjadi bukti kesiapan generasi muda Indonesia untuk berinovasi di bidang finansial dengan menggabungkan edukasi, kreativitas, dan hiburan. Melalui acara ini, generasi muda dapat belajar tentang ekonomi kreatif, berpartisipasi dalam workshop interaktif, dan menemukan cara baru untuk berekspresi sambil menghadapi tantangan ekonomi di era digital. 

(*)

Penulis : Konten Grid
Editor : Winda Lola Pramuditta

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#Bandung

#Okie Agustina

#ngawi

#dewi perssik

#Rizky Febian