Grid.ID - Di tengah berbagai isu panas yang menimpa keluarga Onsu, satu hal yang tetap dijaga teguh oleh Jordi Onsu adalah kedekatannya dengan para ponakannya. Meski hubungannya dengan sang kakak, Ruben Onsu, sempat menjadi sorotan lantaran pemblokiran komunikasi, Jordi memastikan bahwa aksesnya kepada ketiga ponakannya yaitu Thalia, Thania, dan Betrand Peto tetap berjalan lancar tanpa hambatan.
Saat ditemui di kawasan Tangerang pada Kamis (20/11/2025) malam, Jordi menegaskan bahwa dirinya masih berinteraksi dengan ponakan-ponakannya seperti biasa. Bahkan, proses untuk bertemu mereka sama sekali tidak rumit sama sekali.
Ia sendiri mengaku hanya mengirimkan pesan singkat kepada Sarwendah untuk menanyakan keberadaan ponakannya tersebut.
"Nggak. Kalau ketemu ponakan ya segampang tinggal chatting aja ke bundanya gitu, tanya ponakan di mana, les. Oh ya udah, berarti nanti malam baru bisa ketemu," ujar Jordi Onsu di kawasan Tangerang pada Kamis (20/11/2025) malam.
Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan berbagai spekulasi yang menyebut bahwa Jordi sulit bertemu dengan anak-anak Ruben dan Sarwendah akibat masalah internal keluarga. Justru sebaliknya, Jordi mengaku hubungan mereka tetap harmonis dan tidak ada sekat dalam urusan pribadi maupun keluarga.
Ia menegaskan bahwa selama ini komunikasi dengan Sarwendah berlangsung baik, dan ia dapat kapan saja menghubungi sang kakak ipar jika ingin bertemu keponakannya. Jordi juga menjelaskan bahwa kesibukan para ponakannya menjadi alasan utama mengapa mereka tidak selalu bisa bertemu setiap saat.
"Terus kalau misalkan, "Bun, ponakan di mana? Ada?" Pulang gereja main aja ke rumah. Oke, baru bisa. Segampang itu sih karena kan ponakan juga waktunya padat, pulang sekolah sore. Habis itu balet, habis itu ada banyak les bahasa gitu," ujar Jordi.
Sementara itu, Sarwendah disebut telah menghalangi Ruben Onsu untuk bertemu dengan anak-anak mereka selama dua bulan terakhir. Melalui tim kuasa hukumnya, Sarwendah dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyebut bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa narasi yang menyebut Sarwendah menutup akses Ruben bertemu anak-anak adalah kabar bohong. Ia menambahkan bahwa mereka telah menyiapkan bukti-bukti kuat untuk menunjukkan bahwa pertemuan antara Ruben dan anak-anak masih berlangsung, bahkan dalam waktu yang relatif dekat.
Anggota tim hukum Sarwendah lainnya, Abraham Simon, menyatakan bahwa tuduhan yang beredar justru jauh dari kebenaran. Ia menegaskan bahwa pihak mereka memiliki bukti berupa riwayat percakapan dan rekam jejak pertemuan yang masih dilakukan beberapa minggu lalu, bukan dua bulan seperti yang dituduhkan.
"Ini hal yang lucu ya. Maksudnya, kami di sini bawa bukti chat-nya, pertemuan itu, ya, kapan pertemuannya ada," ujar Abraham Simon, anggota tim hukum Sarwendah di kawasan Antasari.
| Penulis | : | Christine Tesalonika |
| Editor | : | Nesiana |