Grid.ID - Pemilik anjing tentu senang melihat hewan kesayangannya bermain bebas di rumah atau di luar ruangan.
Namun, ada risiko yang perlu diwaspadai yaitu kutu yang bisa menular dari lingkungan atau hewan lain.
Kutu juga bisa berasal dari berbagai tempat. Area yang kotor atau berdebu sering menjadi sarang kutu, termasuk kolong meja, karpet, sofa, hingga rumah anjing.
Walaupun rumah terlihat bersih, kutu tetap bisa ada karena ukurannya kecil dan mudah bersembunyi.
Lingkungan lembap, terutama saat musim hujan, juga memudahkan kutu menempel pada anjing ketika bermain di rumput atau area basah.
Bahkan manusia dapat membawa kutu tanpa sadar, terutama jika sering beraktivitas di luar atau bersentuhan dengan anjing lain.
Tanda anjing terjangkit kutu
Kutu ada yang tampak jelas dan ada yang sulit terlihat. Selain mengecek bulu, ada beberapa tanda yang menunjukkan anjing terserang kutu. Berikut indikasinya.
1. Mengalami Anemia
Kutu anjing yang berkembang biak akan menghisap darah sehingga hewan menjadi lemas dan kehilangan banyak darah.
Tanda anemia pada anjing dapat dilihat dari gusi yang terlihat pucat dan kurang bersemangat. Anemia juga rentan terjadi pada anak anjing.
2. Menggaruk badan lebih sering
Gejala lain dari infeksi kutu adalah menggaruk badan lebih sering. Rasa gatal akibat gigitan kutu membuat anjing terus menggaruk hingga kadang menimbulkan iritasi atau luka.
Pada banyak kasus yang terjadi, infeksi kutu juga dapat menimbulkan koreng atau luka pada kulit anjing.
Dalam kondisi lebih parah, air liur kutu bisa menyebabkan infeksi kulit yang dikenal sebagai flea allergy dermatitis. Gejalanya berupa kulit kemerahan, gatal hebat, hingga kerontokan bulu.
Baca Juga: 5 Arti Mimpi Merayakan Natal, Lambang Harapan Baru dan Momen Berdamai dengan Keadaan
Cara menghilangkan kutu anjing
Jika baru pertama kali menghadapi masalah kutu, langkah paling aman adalah berkonsultasi dengan dokter hewan.
Pasalnya, setiap jenis anjing memiliki sensitivitas berbeda sehingga penanganannya tidak bisa sembarangan.
Untuk pengobatan tambahan, berikut tips menghilangkan kutu anjing yang aman dan nyaman.
1. Gunakan sampo anti kutu
Shampoo anti kutu dapat menjadi pilihan untuk membantu menghilangkan kutu pada anjing. Setelah beberapa hari pemakaian, biasanya kutu mulai mati dan berjatuhan.
2. Obat kutu NexGard Spectra
Sebagai langkah pencegahan dan pembasmian, pemilik juga bisa menggunakan obat kutu khusus anjing. Salah satunya, NexGard Spectra.
Obat kunyah rasa daging ini diberikan sesuai resep dokter karena dosisnya perlu menyesuaikan berat badan anjing.
NexGard Spectra bekerja membunuh kutu dalam waktu 8 hingga 48 jam dan dapat diberikan rutin sebulan sekali untuk mencegah kutu kembali.
Obat ini juga membantu mengatasi cacing demodex dalam waktu sekitar 7-10 hari, serta membasmi cacing jantung dan berbagai jenis cacing lainnya.
Produk ini juga aman untuk liver dan ginjal, serta dapat dikonsumsi oleh anjing mulai usia dua bulan.
Baca Juga: Jadi Juri Festival Nyanyian Anak Negeri, Rian D'Masiv Ingin Lagu Nasional Jadi Lifestyle Anak Muda
3. Sisir kutu
Sisir khusus kutu juga dapat digunakan untuk mengangkat telur kutu atau kotoran yang menempel pada bulu.
Pemilik juga bisa menggunakan semprotan alami berbahan cuka apel, garam, atau lemon yang dapat digunakan kecuali pada bagian wajah.
Selain menjaga dari kutu, perhatian kecil bisa membuat anjing merasa aman dan dicintai.
Mengusap kepala, mengelus perut, atau memeluknya memberi rasa nyaman.
Aktivitas bermain di dalam atau luar rumah juga penting untuk menjaga anjing tetap aktif sekaligus mempererat bonding. Pastikan area bermain tetap bersih agar tidak menjadi tempat kutu berkembang.
Sesekali, berikan makanan atau camilan favoritnya sebagai penghargaan kecil. Ini bisa meningkatkan mood anjing dan menjadi momen positif dalam rutinitas sehari hari.