Grid.ID - Ahmad Sahroni merobohkan rumah miliknya di Keboh Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia mengungkap alasannya merobohkan rumah.
Pada Agustus 2025 lalu, rumah Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara sempat menjadi sasaran penjarahan. Peristiwa ini terjadi setelah adanya gelombang unjuk rasa.
Rumah Ahmad Sahroni pun dikabarkan mengalami kerusakan cukup parah akibat peristiwa tersebut. Termasuk jebolnya pagar rumah, rusaknya mobil mewah (seperti Lexus), serta hilangnya banyak barang berharga, termasuk jam tangan mewah Richard Mille dan barang koleksi seperti patung Iron Man.
Kini, Ahmad Sahroni merobohkan rumah miliknya tersebut. Ia bahkan mengungkap alasannya merobohkan total rumahnya yang rusak.
Melansir suryamalang.com, diberitakan sebelumnya, nasib Ahmad Sahroni sebagai anggota DPR RI diputuskan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Melalui keputusan MKD DPR RI, Ahmad Sahroni akan dinon-aktifkan selama 6 bulan sebagai anggota DPR RI.
Ahmad Sahroni sendiri sempat menjadi sasaran amukan massa dalam demo di gedung DPR beberapa waktu lalu. Bahkan rumahnya di Tanjung Priok sempat menjadi sasaran penjarahan massa.
Ahmad Sahroni sendiri juga menceritakan kejadian mencekam saat penjarahan terjadi di rumahnya pada akhir bulan Agustus lalu. Sementara itu, MKD DPR RI membacakan putusan bahwa lima anggota DPR RI non-aktif itu terbukti melakukan pelanggaran kode etik, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Sidang putusan kode etik terhadap lima anggota DPR RI non-aktif itu dipimpin oleh Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam dan Wakil Ketua Adang Daradjatun. Lima anggota DPR nonaktif itu di antaranya Adies Kadir, Nafa Urbach, Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Surya Utama (Uya Kuya) dan Ahmad Sahroni.
Meski begitu, masing-masing anggota DPR RI itu mendapat sanksi berbeda-beda. Seperti politikus NasDem, Ahmad Sahroni mendapatkan sanksi non-aktif selama 6 bulan.
Ahmad Sahroni saat itu dilaporkan karena menyebut orang yang ingin membubarkan DPR adalah tolol. Berbeda dengan nasib Uya Kuya yang kini diaktifkan kembali.
Sementara itu, ditilik dari wartakotalive.com, Ahmad Sahroni memulai kembali pembangunan rumahnya yang sempat dijarah dan dirusak massa di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keputusan itu ia ambil setelah menilai kondisi bangunan sudah tidak layak untuk ditempati pasca-insiden yang terjadi pada Sabtu (30/8/2025) sore.
| Source | : | Wartakotalive.com,Suryamalang.com |
| Penulis | : | Desy Kurniasari |
| Editor | : | Irene Cynthia |