Grid.ID - Sebanyak 20 tentara NATO tewas dalam insiden jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik Angkatan Udara Turki. Pesawat tersebut dikabarkan jatuh di dekat perbatasan Georgia-Azerbaijan.
Jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik AU itu terjadi pada Selasa (11/11/2025) kemarin. Pesawat tersebut dilaporkan dalam perjalanan kembali menuju turki.
Hercules C-130 itu dilaporkan tidak mengirimkan sinyal bahaya detik-detik sebelum jatuh. Otoritas Turki dan Georgia pun kini sudah mulai penyelidikan di lokasi kejadian.
Pesawat Hercules C-130 milik Angkatan Turki yang terlibat kecelakaan diketahui berusia 57 tahun. Jatuhnya pesawat tersebut menyebabkan 20 tentara NATO tewas.
Dikutip Grid.ID dari aviationweek.com, pihak otoritas Turki, Georgia, dan Azerbaijan telah memulai operasi pencarian dan pemulihan pada 11 November. Hal itu menyusul jatuhnya sebuah pesawat angkut Lockheed C-130 Hercules milik Angkatan Udara Turki yang menewaskan seluruh 20 orang di dalamnya.
Pesawat C-130E tersebut sedang dalam penerbangan dari Bandara Internasional Ganja, Azerbaijan, kembali menuju Turki, ketika dilaporkan terurai di udara dan jatuh di dekat perbatasan Georgia-Azerbaijan. Rekaman yang tersebar online menunjukkan puing-puing, termasuk sayap dan bagian badan pesawat, berjatuhan dari langit.
Dilansir dari tribunnews.com, sebuah pesawat angkut Lockheed C-130 Hercules milik Angkatan Udara (AU) Turki jatuh di Georgia, dekat perbatasan Azerbaijan, pada Selasa (11/11/2025). Dilaporkan Reuters pada Rabu (12/11/2025), seluruh 20 personel yang berada di dalam pesawat tewas.
Rekaman memperlihatkan pesawat tersebut berputar ke tanah setelah pecah berkeping-keping di udara. Pihak berwenang kini sedang menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Pesawat itu menghilang dari radar tak lama setelah memasuki wilayah udara Georgia dalam perjalanan dari Azerbaijan menuju Turki. C-130E tersebut dilaporkan tidak mengirimkan sinyal marabahaya sebelum jatuh di wilayah Sighnaghi, Kakheti, sekitar 5 km dari perbatasan timur Georgia dengan Azerbaijan.
Kementerian Pertahanan Turki menyatakan ada 20 personel Turki di dalam pesawat, namun tidak mengonfirmasi apakah terdapat personel lain. Media lokal Azerbaijan melaporkan bahwa sejumlah personel Azerbaijan juga berada di dalam pesawat tersebut dalam perjalanan pulang ke Turki.
Upaya gabungan pencarian dan penyelamatan menemukan lokasi jatuhnya pesawat sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Tim investigasi Turki kemudian tiba di lokasi.
| Source | : | Tribunnews.com,aviationweek.com |
| Penulis | : | Desy Kurniasari |
| Editor | : | Irene Cynthia |