Grid.ID - Seorang ibu di Karawang kini ditahan gegara kasus kredit mobil. Dedi Mulyadi langsung turun tangan atasi masalah tersebut.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memfasilitasi pertemuan antara pihak perusahaan pembiayaan (leasing) dan keluarga Neni, seorang ibu asal Karawang yang sempat ditahan karena masalah kredit kendaraan bermotor. Lalu apa hasilnya?
Dedi Mulyadi turun tangan atasi masalah seorang ibu di Karawang ditahan gegara kasus kredit mobil. Kini berpeluang bebas?
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai, yang membuka peluang bagi Neni untuk terlepas dari proses hukum yang menjeratnya.
"Ini kami sudah terjadi pertemuan ya, dari kuasa hukum, kemudian dari PT Adira, dan dari keluarga terdakwa," ujar Dedi, dikutip dari Kompas.com.
Mantan Bupati Purwakarta itu bertindak sebagai penengah untuk membantu kedua belah pihak menemukan solusi terbaik. Sebagai hasil kesepakatan, keluarga Neni bersedia melunasi tunggakan kredit dengan nilai sebesar Rp87 juta.
"Nilainya Rp 87 juta rupiah dan InsyaAllah besok tunggakannya dibayarkan. Selanjutnya setelah pembayaran, Bapak silakan bikin akta perdamaian," kata Dedi.
Dedi meminta agar setelah akta perdamaian dibuat, pihak keluarga bersama kuasa hukum segera mendatangi Kejaksaan Negeri Karawang untuk menindaklanjuti penyelesaian hukum.
"Mudah-mudahan dengan akta ini bisa dituntut bebas," harapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Dedi mengingatkan agar warganya tidak memaksakan diri dalam urusan keuangan, apalagi demi penampilan semata.
"Seluruh warga Jabar jangan memaksakan sesuatu yang kita tidak punya kemampuan. Jangan bangun kebiasaan yang kajeun teuing tekor asal kesohor. Karena apa? Karena apes tidak ada kalendernya," pungkasnya.
| Source | : | Kompas.com,Tribunnews.com |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |