Grid.ID - Bilqis, balita di Makassar yang sempat diculik kini telah kembali ke pelukan orang tuanya. Saat dibawa kabur oleh pelaku, Bilqis hanya diberi makanan seadanya.

Bilqis sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu, 2 November 2025, saat sedang bermain di sekitar Taman Pakui Sayang, Makassar, tempat ayahnya bermain tenis. Ia pun ditemukan dalam keadaan sehat di Jambi.

Polisi menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini, termasuk SY, NH, AS, dan MA. Keempatnya memiliki peran yang berbeda-beda dalam rantai penculikan dan perdagangan.

Belakangan diketahui, balita di Makassar yang sempat diculik dan dijual rupanya hanya diberi makan seadanya. Sang ayah pun sampai alami hal ini saat kehilangan putrinya.

Dilansir dari Antaranews.com, jajaran kepolisian menetapkan empat orang tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) setelah membongkar kasus penculikan anak Bilqis (4) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bilqis diselamatkan tim gabungan di SPE Gading Jaya Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi.

"Dari proses penyelidikan, Polrestabes telah mengamankan empat tersangka," ujar Kapolda Sulsel Irjen Polisi Djuhandhani Rahardjo Puro saat memimpin rilis pengungkapan kasus di Aula Mapolrestabes Makassar, Senin (10/11/2025).

Empat tersangka ini masing-masing inisial SY (30), perempuan pekerja rumah tangga yang berdomisili di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel. Sementara itu, NH (29), perempuan pekerja rumah tangga domisili di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tersangka MA (42) perempuan, pekerjaan rumah tangga, dan tersangka AS (36) laki-laki pekerjaan karyawan honorer. Keduanya diketahui berdomisili di Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Kapolda menjelaskan kronologi penculikan Bilqis terjadi pada Minggu (2/11/2025) di Taman Pakui, Jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar. Dari hasil rekaman CCTV terdeteksi pelaku membawa korban bersama dua anak kecil.

Hasil penyelidikan awal, tim Polrestabes Makassar mengamankan SY sebagai pelaku utama. Selanjutnya membawa anak korban ke tempat kejadian perkara (TKP) kosnya di Jalan Abu Bakar Lambogo. Kemudian menawarkan anak korban melalui media sosial dengan akun 'Hiromani Rahim Bismillah'

Dari tawaran yang dilempar di akun medsos Facebook itu, ada yang berminat, pembelinya atas nama NH. Hasil pengakuannya, dari Jakarta datang ke Makassar untuk membawa korban dengan transaksi sebesar Rp3 juta di kos pelaku SY.

Baca Juga: 10 Kali Jual Anak Lewat TikTok dan WA, Bocor Motif Pelaku Penculikan Balita di Makassar

Halaman Selanjutnya

Source : TribunnewsBogor.com,Antaranews
Penulis : Desy Kurniasari
Editor : Nindya Galuh Aprillia

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral