Grid.ID - Di balik citranya sebagai pengacara sukses dengan aset triliunan, Hotman Paris Hutapea ternyata memiliki kebiasaan unik yang terbilang konvensional. Ia mengaku 'gaptek' (gagap teknologi) dalam hal pembayaran digital dan lebih memilih untuk selalu membawa uang tunai dalam jumlah besar di kantongnya.
"Saya itu gaptek, enggak suka pakai kartu kredit. Saya suka mau bayar makan pakai kartu, aduh malas gua. Enggak ingat gue nomor PIN-nya, enggak ingat," ungkap Hotman Paris di kawasan Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu.
Karena kebiasaannya ini, ia sering meminta sekretaris atau asisten pribadinya untuk melakukan pembayaran yang kemudian akan diganti oleh kantor. Untuk menunjang gaya hidupnya, Hotman selalu membawa uang tunai, bahkan dalam mata uang asing untuk efisiensi.
"Di sini ada uang 100 ribu, di sini uang receh, di belakang uang dolar. Itu pasti itu," jelasnya.
"Kalau 10 (lembar 1000 SGD) sudah 120 juta. Kalau lu bawa rupiah di sini, 2 juta juga sudah enggak muat," sambungnya.
Ia bahkan mengenang insiden saat dompetnya hilang dengan isi mencapai 70 juta rupiah, yang membuat banyak orang tidak percaya.
Selain kebiasaan membawa uang tunai, Hotman juga mengaku sudah melewati fase pamer kekayaan. Meski baru saja membeli Lamborghini seharga Rp 21 miliar, mobil tersebut baru ia pakai sekali ke pom bensin.
"Sudah enggak ada lagi rasa pamer, sudah hilang. Paling saya pakai posting-postingan untuk akun saya karena saya sekarang mau memperdalam seluruh produk mau saya jualin. Mobil saya sebagai background iklannya," tutupnya. (*)
| Penulis | : | Christine Tesalonika |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |