Grid.ID- Padel kini menjadi salah satu tren olahraga yang tengah naik daun di Indonesia, terutama di kalangan muda urban. Perpaduan antara tenis dan squash ini menawarkan permainan yang cepat, dinamis, sekaligus menyenangkan. Namun di balik keseruannya, main padel ternyata menuntut fokus, kesabaran, dan teknik yang baik agar bisa dimainkan dengan benar.

Atlet padel Jessy Rompies menegaskan bahwa penguasaan kontrol bola jauh lebih penting dibanding sekadar memukul keras. Selain itu, latihan rutin dan pembentukan muscle memory menjadi fondasi penting bagi siapa pun yang baru memulai.

Melalui pengalamannya, Jessy dan dokter spesialis ortopedi dan traumatologi di RS Pondok Indah dr. Oryza Satria, membagikan berbagai tips main padel bagi pemula agar bisa menikmati olahraga ini tanpa cedera. Apa saja?

1. Fokus dan Sabar Saat Bermain

Dalam permainan padel, kontrol bola menjadi elemen utama yang sering diabaikan oleh pemain pemula. Mengutip Kompas.com, Minggu (9/11/2025), Jessy Rompies menilai, banyak pemula terlalu terburu-buru dan lebih fokus pada kekuatan pukulan daripada arah bola. Padahal, main padel yang baik membutuhkan strategi dan ritme permainan yang stabil.

Jessy mengatakan, banyak banget pemain pemula yang terlalu cepat ingin memukul keras, padahal harusnya fokus pada kontrol dan penempatan bola. Menurutnya, pemain yang sabar akan lebih mudah membaca arah pantulan bola dan meminimalkan kesalahan pukulan. Dengan menjaga ketenangan dan fokus pada bola, permainan menjadi lebih stabil dan menyenangkan untuk dijalani.

2. Latihan Rutin untuk Tingkatkan Permainan

Kunci berikutnya dalam main padel adalah latihan rutin. Jessy menegaskan bahwa kemampuan bermain tidak akan terbentuk hanya dari satu atau dua kali permainan saja. Peningkatan refleks, kekuatan tangan, hingga kemampuan membaca arah bola membutuhkan latihan berulang.

"Dari banyaknya latihan, dari banyaknya mabar-mabar (main bareng) pastinya juga kemampuan bermainnya pasti akan naik lah,” tuturnya. Rutinitas ini membantu pemain membangun konsistensi serta mengenali karakteristik pantulan bola di lapangan. Meskipun padel relatif mudah dipelajari dibanding tenis, teknik kontrol bola tetap perlu waktu dan disiplin untuk dikuasai.

3. Bangun Muscle Memory 

Selain latihan rutin, membangun muscle memory atau ingatan otot juga menjadi hal penting bagi pemain pemula. Jessy menjelaskan bahwa setiap gerakan dalam main padel, mulai dari memukul bola hingga mengatur posisi tubuh, perlu dilatih terus-menerus agar menjadi refleks alami.

Baca Juga: Benarkah Skill Padel Tak Bisa Bertambah Setelah Usia 50 Tahun?

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribunnews.com
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik