Grid.ID - Clara Shinta digugat mantan suami soal harta gono-gini senilai Rp 13 miliar. Gugatan tersebut dilayangkan 3 tahun usai perceraian keduanya pada tahun 2022 silam.

Kabar mengejutkan datang dari selebgram Clara Shinta. Pasalnya, mantan suaminya mendadak muncul dan menuntut harta gono-gini.

Sosok mantan suami Clara Shinta mendadak muncul ke publik. Bukan dengan kabar bahagia, mantan suami Clara Shinta yang bernama Denny Goestaf itu justru menggugat pembagian harta bersama senilai Rp 13 miliar.

Dikutip dari tribuntrends.com, mantan suami selebgram Clara Shinta, Denny Goestaf, resmi menggugat pembagian harta bersama atau gono-gini senilai Rp13 miliar ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Gugatan ini diajukan tiga tahun setelah keduanya bercerai pada 2022.

Denny mengungkapkan, seluruh harta kekayaan yang kini dipermasalahkan semula ia titipkan kepada Clara untuk kepentingan anak mereka usai pernikahan berakhir.

Namun, seiring berjalannya waktu, Denny merasa perlu mengambil langkah hukum demi melindungi aset tersebut.

Kedatangan Denny ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan didampingi oleh kuasa hukumnya, Arbianto.

“Jadi hari ini saya mewakili klien kami, Denny Goestaf, telah melakukan pendaftaran gugatan pembagian harta bersama,” ujar Arbianto, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (7/11/2025).

“Terkait harta yang didapatkan sebelumnya pada pernikahan dari klien kami, Denny Goestaf,” sambungnya.

Awal Kenal Clara Saat Masih Kuliah

Dalam kesempatan yang sama, Denny juga menceritakan awal mula pertemuannya dengan Clara. Ia menikahi Clara saat sang selebgram masih berusia 19 tahun dan masih menempuh pendidikan kuliah.

Baca Juga: Profil Alexander Assad, Pengusaha Sekaligus Suami Clara Shinta, Diterpa Isu Perceraian Usai 2 Bulan Menikah

Halaman Selanjutnya

Source : Serambinews.com,TribunTrends.com
Penulis : Desy Kurniasari
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia