Grid.ID – Film animasi Little Amélie or the Character of Rain menjadi salah satu karya sinematik paling menyentuh tahun 2025. Penasaran dengan jalan ceritanya? Simak sinopsis Little Amélie or the Character of Rain berikut ini.
Disutradarai oleh Maïlys Vallade dan Liane-Cho Han, film ini mengadaptasi novel The Character of Rain (Métaphysique des tubes) karya Amélie Nothomb. Kisahnya mengangkat perjalanan seorang anak kecil yang memandang dunia dengan keajaiban dan keluguan.
Diproduksi oleh Maybe Movies dan Ikki Films, film ini pertama kali diputar dalam sesi Special Screenings di Festival Film Cannes 2025 pada 20 Mei. Penayangan perdananya di Prancis dilakukan oleh Haut et Court pada 25 Juni 2025.
Keindahan visual dan kedalaman cerita dalam film ini cocok sebagai tontonan bagi anak-anak dan juga refleksi bagi orang dewasa tentang makna tumbuh, berduka, dan memahami dunia. Lebih lengkapnya, inilah sinopsis Little Amélie or the Character of Rain tentang dunia batin anak-anak.
Sinopsis Little Amélie
Film Little Amélie or the Character of Rain merupakan adaptasi dari novel terkenal karya Amélie Nothomb berjudul Métaphysique des tubes yang dikenal dengan gaya penulisan filosofis dan introspektif. Novel ini membahas pandangan dunia dari perspektif seorang anak yang baru mengenal kehidupan, menggambarkan kesadaran manusia sejak lahir hingga usia tiga tahun.
Dalam versi filmnya, Maïlys Vallade dan Liane-Cho Han berhasil mentransformasikan narasi kompleks tersebut menjadi tontonan yang visualnya menawan, tanpa kehilangan kedalaman makna. Little Amélie or the Character of Rain menggambarkan bagaimana seorang anak bernama Amélie memaknai kehidupan di Jepang pasca perang, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan oleh keluarga Belgia.
Mengutip Movie Insider, Amélie, gadis kecil asal Belgia yang lahir di Jepang, menjalani masa kecil penuh keajaiban berkat pengasuhnya, Nishio-san. Dunia di sekelilingnya tampak seperti taman bermain yang luas, penuh warna, suara, dan rasa ingin tahu yang tak terbatas. Namun, pada ulang tahunnya yang ketiga, sebuah peristiwa besar mengubah arah hidupnya.
Usia tiga tahun menjadi titik balik yang mengguncang persepsi Amélie tentang kebahagiaan dan penderitaan. Bagi dirinya yang masih polos, segala sesuatu seolah sudah ditentukan, baik kebahagiaan maupun tragedi. Film ini dengan lembut mengeksplorasi perubahan batin Amélie, dari seorang anak yang menganggap dunia sempurna menjadi sosok kecil yang mulai mengenal rasa kehilangan dan ketakutan.
Kekuatan utama film ini terletak pada kemampuannya menyampaikan emosi mendalam melalui bahasa visual. Dunia bagi Amélie awalnya tampak misterius namun damai, hingga sebuah pengalaman sederhana seperti mencicipi cokelat mengubah pandangannya terhadap kehidupan.
Momen tersebut menjadi simbol kebangkitan kesadaran. Rasa ingin tahu Amélie tumbuh liar dan tanpa batas. Hingga akhirnya, ia mulai menyadari keindahan alam dan fakta tersembunyi di balik kehidupan keluarganya yang tampak indah sebagai orang asing di Jepang pascaperang.
Karakter-karakter dalam film ini dihidupkan oleh pengisi suara yang kuat dan penuh ekspresi. Loïse Charpentier memerankan Amélie dengan lembut dan menyentuh, sementara Victoria Grosbois memberikan kehangatan pada karakter Nishio-san, pengasuh yang menjadi figur ibu kedua bagi sang anak.
| Source | : | wikipedia,Movie Insider |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Irene Cynthia |