Grid.id - Atap lapangan padel di Meruya yang baru dibuka selama 4 bulan mendadak ambruk. Bagaimana kronologi kejadiannya?
Olahraga padel baru-baru ini populer di kalangan masyarakat Indonesia. Dari kepopulerannya itu, lahirlah banyak lapangan padel dadakan.
Salah satunya ialah lapangan padel di Meruya, Jakarta Barat yang bernama Anwa Racquet Club. Lapangan padel ini baru dibuka sekitar 4 bulan.
Namun pada Minggu (26/10/2025), atap lapangan padel tersebut mendadak roboh. Kronologi bermula ketika ada babak seminifinal dan perempat final padel sedang berlangsung.
Melansir dari Kompas dan Instagram, turnamen itu diikuti oleh 16 pasangan artis. Pada sore hari, hujan dan angin deras tiba-tiba merobohkan atap tersebut.
Sebanyak 6 atap lapangan padel yang berwarna putih itu pun roboh seketika. Angin serta air hujan mulai masuk ke dalam lokasi.
Dalam video yang beredar, nampak para artis dan penonton panik. Mereka pun langsung kabur dari lokasi untuk menyelamatkan diri.
Salah satu saksi, Safina (66), warga Depok mengatakan bahwa ia awalnya hanya memindahkan barang dari kursi ke depan lantaran air hujan mulai masuk.
Tiba-tiba terdengar suara yang keras seperti patahan. Setelah itu, atap bergoyang-goyang sehingga ia langsung kabur menyelamatkan diri.
"Bunyi keretak-keretek, saya lihat udah dekat banget ceiling-ceiling-nya. Pas saya sampai tangga, langsung bunyi ambruk, jatuh atapnya. Saya langsung kabur ke parkiran,” lanjutnya lagi.
Warga setempat, Nando juga menjadi saksi atas kejadian tersebut. Ia mendengar teriakan para penonton dari lokasi dan melihat bangunan yang bergoyang.
Baca Juga: Benarkah Olahraga Padel Bisa Tingkatkan Produktivitas Kerja di Kantor?
| Source | : | Instagram,tribunnews,kompas |
| Penulis | : | Irene Cynthia |
| Editor | : | Irene Cynthia |