Grid.ID- Menjalin hubungan menuju pernikahan memang terasa seperti langkah besar yang penuh harapan. Namun di balik romantisme yang indah, banyak perempuan yang tanpa sadar justru terjebak dengan pria yang menjadi sumber penderitaan seumur hidup.

Pernikahan seharusnya membawa kebahagiaan dan kedamaian, bukan tekanan dan rasa takut. Karena itu, penting mengenali lebih awal tanda-tanda pria yang berpotensi menjadi mimpi buruk dalam pernikahanmu.

Sering kali, tanda bahaya ini sudah tampak sejak masa pendekatan, hanya saja diabaikan karena cinta. Dikutip dari Your Tango.com, berikut ciri-ciri pria yang patut kamu waspadai sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

1. Terlalu Menekanmu untuk Segera Berkomitmen

Banyak wanita merasa tersanjung ketika seorang pria terlihat serius dan cepat ingin membawa hubungan ke arah pernikahan. Namun, hati-hati bila ia mendorongmu untuk berkomitmen lebih cepat dari yang kamu rasa nyaman.

Pria seperti ini kerap melihat pasangan sebagai milik pribadi, bukan individu yang setara. Dalam banyak kasus, tekanan untuk segera menikah justru berujung pada hubungan yang tidak sehat, bahkan bisa berkembang menjadi kontrol berlebihan atau kekerasan. Pernikahan yang terburu-buru tanpa mengenal satu sama lain secara mendalam berisiko menjadi sumber luka batin di kemudian hari.

2. Terlalu Membanggakan Kesatriaannya

Sekilas, pria yang sering bicara tentang kesatria dan perlakuan sopannya pada wanita tampak mempesona. Namun jika ia terus-menerus memuji dirinya sendiri sebagai pria “gentleman sejati”, ini bisa menjadi tanda bahaya. Pria seperti ini kerap melihat wanita bukan sebagai manusia setara, melainkan sebagai objek yang harus melayani atau mengaguminya.

Ia berbuat baik bukan karena tulus, melainkan untuk mendapatkan pujian dan rasa unggul. Dalam pernikahan, hal ini bisa membuat pasangan kehilangan penghargaan terhadap perempuan sebagai individu yang berhak didengar dan dihormati.

3. Mengaku sebagai Pria “Old-Fashioned”

Banyak pria yang mengaku “old-fashioned” atau tradisional menganggap perempuan seharusnya mengurus rumah dan anak, sementara mereka bekerja dan memegang kendali. Meski terdengar romantis di awal, pola pikir ini sering menyembunyikan sikap misoginis dan superioritas.

Dalam pernikahan, pandangan seperti ini bisa menjebak perempuan dalam peran sempit dan membuatnya kehilangan kebebasan. Hubungan yang sehat seharusnya memberi ruang bagi kedua pihak untuk tumbuh bersama, bukan menempatkan salah satu sebagai pengikut.

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Your Tango
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Okki Margaretha

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia