Grid.ID - Kronologi ibu diancam dibunuh anggota keluarga yang aniaya anaknya di Desa Kajuanak, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur ini menyita perhatian publik. Korban sendiri bernama Mokarromah (35), dan anaknya yang berinisial E (6).

Mirisnya sosok penganiaya dan pengancam akan membunuh adalah salah satu dari keluarga pelaku.

Kronologi Ibu Diancam Dibunuh

Kejadian sendiri bermula tatkala anaknya E bersama teman-temannya membeli jajanan saat jam istirahat sekolah. Namun setelahnya, bungkus jajanan itu dibuang di halaman sekolah.

Mengetahui hal itu seorang nenek berinisial MS (70) yang merupakan keluarga penjual makanan di sekitar sekolah datang menghampiri anak-anak sambil membawa bambu.

MS kemudian memukul E hingga mengalami luka-luka dan lebam.

“Anak saya serta anak-anak lain disabet pakai bambu itu, lalu dilerai oleh para guru. Akibatnya, anak saya mengalami lebam di bagian matanya.

Kejadiannya itu hari Kamis, tanggal 16 Oktober lalu,” ujar Mokarromah dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Minggu (19/10/2025).

Tak terima anaknya dianiaya, Mukarromah lantas menghubungi cucu laki-laki MS, yakni R, melalui telepon. R sempat meminta maaf atas perlakuan neneknya, namun nada bicaranya yang dianggap meremehkan.

“Jadi R itu malah bilang, ‘kan gak sampai buta anakmu’. Ini bukan masalah buta atau tidak, tapi anak saya dianiaya,” ucap Mukarromah menirukan ucapan pelaku.

R bahkan sampai datang ke rumah Mokarromah yang jaraknya tidak jauh dari rumah keluarga pelaku. Di sana, R menganiaya korban yang saat itu di rumah hanya bersama ibunya dan suaminya sedang pergi.

Baca Juga: Yakin Arya Daru Dibunuh, Anggota Komisi III DPR Sebut Ada Luka Lebam, Klaim Punya Foto

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,TribunJatim.com
Penulis : Siti M
Editor : Siti M

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik