Grid.ID- Pengusaha paving block sempat koar-koar tak dibantu pemerintah. Kini dia malah ciut usai ditantang oleh Dedi Mulyadi.

Seorang pengusaha paving block di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat sempat viral di media sosial. Pria bernama Toni Permana (46) ini membagikan video yang meluapkan kekecewaanya sembari memperlihatkan karyanya yang dinilai belum dihargai pemerintah.

Sebagai informasi, paving block dari sampak platik adalah bata pelapis jalan yang dibuat dengan mencampur limbah plastik dengan pasir atau bahan lain, lalu dipanaskan, dan dicetak. Tujuannya untuk mengurangi sampak plastik sekaligus menciptakan bahan bangunan yang kuat serta ramah lingkungan.

Toni mengaku bahwa dia sudah memproduksi inovasi paving block yang terbuat dari sampah plastik itu sejak 2017. Dia juga menceritakan semua usahanya mulai dari menggunakan mesin manual hingga mesin rakitan mandiri tanpa bantuan pemerintah.

Atas dasar itu, dia merasa kecewa lantaran belum mendapatkan dukungan pemerintah untuk mengembangkan inovasi itu. Menurut keterangannya, karya mesin dan produksi paving block miliknya ini telah bersertifikasi ITB dan lolos berbagai uji kualitas.

“Mesin ini saya rakit sendiri dan itu sudah lolos uji emisi, tapi nyatanya apa, (paving block) ini padahal sudah teruji, tapi faktanya tidak ada dukungan,” ujar Toni Permana.

Setelah videonya itu viral, Toni lalu mendapatkan dukungan dari warganet. Beberapa netizen kemudian mengadu kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membantu pengusaha paving block itu.

Setelah itu, Dedi Mulyadi memberikan respon dengan langsung menemui Toni Permana. Dalam momen yang dibagikan di Instagram @dedimulyadi71 itu, dia bertanya alasan Toni tak menjual ke pasar.

Toni lalu menjawab bahwa dia sudah menjual ke pasar, namun tidak diproduksi massal lantaran keterbatasan mesin. Pengusaha ini lalu menjelaskan alasan lainnya, karena takut terkendala soal regulasi jika diproduksi massal.

Mendengar itu, Dedi lalu menyindir perilaku Toni yang justru berkoar-koar di media sosial itu. Lantas, Toni mengaku aksinya yang membawa nama pemerintah itu dilakukan secara spontan.

Dedi Mulyadi kemudian bertanya harga paving block yang dijual di pasaran tersebut. Toni Permana menjelaskan harganya dijual kisaran Rp200 ribu per meter.

Baca Juga: Pasrah Menduda Sampai Tua, Dedi Mulyadi Curhat Tak Direstui Anak Nikah Lagi, Sang Gubernur Jabar Bongkar Alasannya

Halaman Selanjutnya

Source : Instagram,TribunJabar.id
Penulis : Faza Anjainah Ghautsy
Editor : Nesiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna