Grid.ID - Riwayat hidup Yurike Sanger yang dikenal sebagai istri ke-7 Soekarno. Keduanya terpaut usia yang terbilang jauh yaitu 44 tahun.
Saat dinikahi Soekarno, Yurike Sanger baru menginjak usia 19 tahun. Sementara itu, sang Proklamator berusia 63 tahun.
Keduanya bertemu ketika menyambut tamu Negara. Yurike Sanger yang terpilih menjadi anggota Barisan Bhinneka Tunggal Ika, organisasi siswa terbaik dari seluruh Indonesia mengenakan baju Kebaya Jawa dan berhasil memukau hati Soekarno.
Yurike Sanger merupakan wanita kelahiran Desa Passo, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara 22 Mei lahir dengan nama lengkap Yurike Marianne Sanger. Dia lahir dari seorang ayah bernama Evens dan ibu Paulina Rombot Fin.
Darah Sulawesi Utara begitu kental mengalir di darah Yurike Sanger yang didapatkan dari kedua orangtuanya. Selain itu, dia juga memiliki keturunan Jerman dan Belanda yang diwariskan sang ibu.
Keluarga pun membeberkan riwayat hidup Yurike Sanger kepada Grid.ID. Yurike lahir sebagai anak kedua dari enam bersaudara. Sang kakak bernama Anneke, sementara empat adiknya bernama Jane, Runeke, Harry dan Merdy Sanger.
Kehidupan SD dan SMP dihabiskan Yurike Sanger di Sorong, Papua lantaran pekerjaan sang ayah. Sementara itu, dia mengenyam bangku SMA di SMA Negeri 7 Gambir, Jakarta.
Pertemuan Yurike Sanger dengan Soekarno terjadi ketika gadis belia itu duduk di Bangku SMA. Pesonanya mampu mengalihkan Soekarno yang saat itu duduk di sampingnya saat menyambut tamu kenegaraan pada 1963.
Sejak saat itu, hubungan keduanya semakin dekat. Bahkan Soekarno memiliki panggilan khusus untuk Yurike Sanger yaitu ‘Yuri sayang’.
Pernikahan Yurike Sanger dan Soekarno digelar pada 6 Agustus 1964. Saat itu usia Yurike masih 19 tahun sementara Soekarno 63 tahun. Ini merupakan pernikahan ke-7 bagi Soekarno.
Setelah menikah dengan Soekarno, Yurike Sanger mengganti namanya menjadi Yuriwati Soekarno. Yurike Sanger diperkenalkan Soekarno di hadapan publik pada 17 Agustus 1964 dalam pidato kemerdekaan bertema Tahun Vivere Pericoloso.
Baca Juga: Jenazah Yurike Sanger Tiba di Rumah Duka, Istri Ke-7 Soekarno Disambut Upacara Adat Kabasaran
Sayangnya, pernikahan Soekarno dan Yurike Sanger menghadapi ujian akibat kondisi politik. Pernikahan Yurike Sanger dan Soekarno pun akhirnya berakhir.
Setelah berpisah dari Soekarno, Yurike Sanger kembali menikah. Di pernikahan keduanya, Yurike Sanger dipinang oleh seorang insinyur asal Makassar bernama Andi Babe.
Dari pernikahan tersebut, Yurike Soekarno melahirkan 4 orang anak yaitu Batara Wahyu, Eka Putri, Tjahjadi, dan Lintar Wardana. Kemudian dari empat anaknya itu, Yurike Sanger dikaruniai 13 orang cucu dan 3 cicit.
Yurike Sanger kemudian memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat. Dia menjalani profesinya sebagai perawat dan aktif dalam kegiatan sosial.
Di usia yang menginjak 68 tahun, Yurike Sanger menghadapi vonis dokter bahwa dirinya mengidap kanker payudara. Bahkan saat itu dokter hanya memprediksi usia istri ke-7 dari Sang Proklamator tersebut hanya bisa bertahan selama 6 bulan.
Akan tetapi, dengan semangat dan pemikiran yang positif, Yurike Sanger mampu bertahan jauh lebih lama. Yurike Sanger berjuang melawan penyakit kanker payudara selama kurang lebih 12 tahun.
Yurike Sanger berpulang setelah 12 tahun berjuang melawan penyakit kanker payudara. Dia mengembuskan napas terakhir dalam usia 80 tahun.
Yurike Sanger berpulang di San Gorgonio Memorial Hospital, California pada 17 Oktober 2025 pukul 19.00 waktu setempat. Tujuh belas hari kemudian, jenazah Yurike Sanger diterbangkan ke Jakarta. (*)
| Penulis | : | Hana Futari |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |