Grid.ID - Baru-baru ini, penyanyi Ashanty dilaporkan mantan karyawan. Konflik antara Ashanty dengan mantan staf keuangannya, Ayu Chairun Nurisa ini pun makin memanas.
Kasus ini bermula dari dugaan penggelapan dana perusahaan hingga miliaran rupiah yang berujung pada tuduhan perampasan aset. Kini, kedua pihak diketahui saling lapor.
Manajemen Ashanty, melalui perwakilannya Aris Maulana Akbar akhirnya angkat bicara dan membeberkan detail kasus. Aris menuding Ayu telah menggunakan dana perusahaan PT Hijau Dipta Nusantara sekitar Rp2 miliar untuk kepentingan pribadinya.
"Dana Rp2 miliar tersebut diakui digunakan untuk kepentingan pribadi Ayu, salah satunya untuk perawatan kecantikan seperti suntik DNA Salmon," ungkap Aris, dikutip dari Tribun Seleb.
Sayangnya Aris enggan merinci penggunaan dana lainnya. Kendati demikian, ia mengisyaratkan kemungkinan dana tersebut juga dipakai untuk liburan atau membeli mobil.
"Kalau di sini bahasanya adalah untuk kepentingan pribadi, kata Aris.
"Bisa tanya ke Ayu langsung. Yang pasti itu buat kepentingan pribadi. Detailnya ya hanya Allah yang tahu," imbuhnya.
Sementara itu, kasus ini tak berhenti pada dugaan penggelapan. Setelah Ashanty lebih dulu melaporkan Ayu ke Polres Tangerang Selatan, Ayu melancarkan serangan balik.
Ya, Ayu melaporkan Ashanty dan beberapa pihak manajemen ke polisi. Termasuk Aris Maulana Akbar.
Laporan dari pihak Ayu ini menuduh Ashanty dkk melakukan tindak perampasan aset dan akses ilegal. Ayu menuding aset pribadinya seperti sertifikat, mobil, perhiasan, serta perangkat elektronik dirampas secara paksa.
Tidak tinggal diam, kuasa hukum Ashanty, Indra Tarigan, dengan tegas membantah tudingan perampasan tersebut. Ia justru balik menuding klaim Ayu sebagai 'fitnah kejam'.
Baca Juga: Kronologi Ashanty Dilaporkan oleh Mantan Karyawannya, Istri Anang Hermansyah Beri Penjelasan
| Source | : | Grid.ID,Tribun Seleb |
| Penulis | : | Nesiana |
| Editor | : | Nesiana |