Grid.ID - Lebih dari 40 hari telah berlalu sejak kepergian komedian Nina Carolina alias Mpok Alpa. Namun, pusaranya di Kompleks Pemakaman Wakaf Kujaran, Ciganjur, Jakarta Selatan, masih terlihat sederhana.
Ketika Grid.ID mendatangi makam Mpok Alpa pada Senin (29/9/2025) siang, tampak makam Mpok Alpa masih beralaskan tanah dan rumput, belum dilapisi kijing keramik seperti makam pada umumnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Pengurus Makam, Maja, angkat bicara dan mengungkap alasan di balik penundaan pemasangan kijing keramik untuk makam Mpok Alpa.
Menurut Maja, pihak keluarga yang diwakili oleh suami Mpok Alpa, Aji Darmaji, sebenarnya sudah mengajukan permintaan untuk memasang keramik di makam.
"Waktu itu pernah ngajuin (pasang kijing keramik oleh) suaminya," kata Maja kepada Grid.ID di lokasi pemakaman.
Namun, permintaan itu terpaksa ditunda atas saran dari para pengurus makam karena kondisi tanah yanh belum padat dan stabil setelah proses penggalian.
"Cuma kata Pak Boy (pengurus lain), 'Jangan sekarang, karena itu tanahnya masih empuk, masih gembur, nanti takut amblas'," lanjut Maja.
Pemasangan kijing keramik yang terlalu dini berisiko membuat struktur makam amblas atau ambruk. Maja menjelaskan bahwa ada waktu ideal yang disarankan.
"Biasanya kita 5 bulan udah berani (memasang kijing keramik)," jelasnya.
Hingga saat ini pun, kata Maja, belum ada pembicaraan lebih lanjut dari pihak keluarga mengenai rencana pemasangan kijing keramik.
Fakta menarik lainnya yang diungkap Maja adalah perihal nisan yang saat ini terpasang di atas makam Mpok Alpa.
Baca Juga: Sebelum Tahlilan 40 Hari, Aji Darmaji Rasakan Kehadiran Mpok Alpa
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Nesiana |