Grid.ID- Olahraga padel sedang naik daun di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, banyak pemain pemula bingung ketika harus memilih raket padel.
Apakah harus ringan, sedang, atau berat? Ternyata, pemilihan raket padel sangat erat kaitannya dengan berat badan pemain dan gaya bermain.
Jika salah pilih, bukan hanya performa yang menurun, tapi juga risiko cedera bisa meningkat. Oleh karena itu, mengetahui cara memilih raket padel berdasarkan berat badan pemain sangat penting.
Raket Padel Ringan
Mengutip Zona de Padel, Minggu (28/9/2025), raket padel ringan biasanya memiliki bobot di bawah 355 gram. Jenis ini cocok untuk perempuan dengan berat 40–60 kg atau pria dengan berat 50–75 kg. Raket padel ringan memudahkan pemain melakukan gerakan cepat, terutama saat volley di dekat net.
Keunggulannya adalah kecepatan pukulan yang lebih baik. Namun, ada kekurangannya adalah raket cepat rusak karena sering menerima beban besar.
Selain itu, tubuh, terutama lengan, harus menanggung lebih banyak beban karena raket tidak cukup membantu meredam benturan bola. Jadi, meski enak dipakai untuk kontrol, pemain harus lebih hati-hati agar tidak mudah cedera.
Raket Padel Medium
Jenis raket padel dengan berat 360–370 gram dianggap paling ideal dan sering dijumpai di toko. Raket ini cocok untuk pria berbobot 70–85 kg atau perempuan dengan berat 60–75 kg.
Kelebihan raket padel sedang adalah keseimbangan antara kekuatan dan kecepatan. Tidak terlalu ringan untuk kehilangan tenaga, juga tidak terlalu berat untuk membuat pemain cepat lelah.
Karena sifatnya serbaguna, raket padel ini sangat cocok bagi pemain yang baru naik level dari pemula ke menengah. Kekurangannya, bagi pemain profesional, raket ini mungkin terasa kurang bertenaga dan kurang cepat.
Raket Padel Berat
| Source | : | Zona de Padel |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nesiana |