Grid.ID - Siswi MTS di Donggala diketahui jadi korban bully. Ia dijambak sampai diseret oleh temannya. Kepsek lalu minta maaf dan 3 pelaku dikeluarkan dari sekolah.
Peristiwa dugaan perundungan terhadap seorang siswi MTs dilaporkan terjadi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Perundungan atau bullying merupakan tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang, biasanya oleh individu atau kelompok yang memiliki kekuatan lebih terhadap pihak yang lebih lemah.
Berikut kronologi siswi MTS jadi korban bully sampai dijambak dan diseret oleh temannya. Kepala sekolah lalu minta maaf sampai tiga pelaku dikeluarkan dari sekolah.
Kasus tersebut berawal dari rekaman perundungan menjadi bahan perbincangan usai tersebar luas di beberapa akun X, salah satunya @GasMedsos. Pada bagian awal video terlihat seorang siswi MTs dikerubungi oleh tiga rekannya di dalam ruang kelas.
Tak lama kemudian, para pelaku mulai melakukan aksi perundungan. Selain menerima pukulan, korban juga mengalami pelecehan saat bajunya berusaha ditanggalkan oleh pelaku.
Ketika korban jatuh tersungkur, perlakuan kasar tidak berhenti begitu saja. Ia dijambak bahkan sampai diseret di lantai. Korban hanya bisa pasrah tanpa melawan karena kalah jumlah.
Hingga Selasa, tayangan perundungan ini telah ditonton lebih dari 287 ribu kali. Warganet pun memberikan beragam reaksi, mulai dari mengecam tindakan tersebut hingga mendesak adanya sanksi tegas terhadap pelaku.
Korban diketahui berinisial AL, siswi MTs di Desa Sumari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Mengutip TribunPalu.com, AL hanya tinggal bersama neneknya. Ayahnya telah meninggal dunia, sedangkan ibunya sedang merantau di luar daerah untuk bekerja.
Kasat Reskrim Polres Donggala, Iptu Bayu, membenarkan peristiwa perundungan tersebut. Pelaku diketahui masih teman satu sekolah dengan korban.
Menurut Bayu, aksi itu dipicu karena korban dianggap mengadu ke guru. Beberapa waktu sebelumnya, pelaku ketahuan bolos sekolah.
"Jadi para pelaku perundungan keluar sekolah naik motor ke arah Desa Toaya."
| Source | : | Twitter,TribunPalu.com |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |