Grid.ID- Inilah profil Jusuf Kalla, mantan wakil presiden Indonesia. Jusuf Kalla menyebut bahwa demo yang terjadi bukan ditunggangi oleh asing.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan bahwa gelombang aksi demonstrasi yang terjadi akhir-akhir ini lebih banyak dipicu oleh persoalan internal dalam negeri, bukan oleh campur tangan asing. JK menjelaskan bahwa kemungkinan adanya unsur pemicu dari luar tetap ada, namun tidak akan berpengaruh besar apabila situasi dalam negeri tetap stabil.

"Saya kira bisa saja ada (pemicu dari luar), tapi lebih banyak disebabkan oleh masalah kita sendiri," kata JK.

"Karena walaupun ada dari luar, kalau tidak ada situasi yang memicu (dari dalam), juga tidak terjadi," sambungnya.

Jusuf Kalla menilai bahwa meningkatnya aksi protes di berbagai wilayah merupakan hasil dari akumulasi persoalan yang selama ini terjadi. Hal-hal tersebut terkait dengan kesulitan ekonomi serta pernyataan kontroversial dari sejumlah anggota DPR yang memancing kemarahan publik.

"Dari pihak rakyat itu banyak yang menganggur, banyak yang susah, kemudian, ngomongan lagi anggota DPR mengatakan tolol. Ini semua menyebabkan penyebab (demo)," kata JK, dilansir dari Serambinews.com.

JK juga menyinggung insiden meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang dilindas kendaraan taktis milik Brimob. Menurutnya, peristiwa ini memperburuk situasi di tengah masyarakat.

Meski demikian, JK mengimbau agar semua pihak, baik masyarakat maupun pejabat negara, mampu menahan diri agar kondisi tidak semakin memanas. Dia meminta agar jangan ada lagi yang melakukan penghinaan terhadap masyarakat.

“Tentunya bagi para pejabat, para anggota DPR untuk menahan diri. Menjadi pelajaran yang besar ini,” sebut JK.

“Jangan bicara asal dan jangan menghina masyarakat juga. Ini semua yang menjadi penyebab masalah,” tambahnya.

Dia menegaskan pentingnya peran DPR dan pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dengan mendengarkan suara masyarakat dan menyikapi keluhan secara bijak. Lebih lanjut, JK mendorong agar aparat kepolisian yang terbukti melakukan pelanggaran saat pengamanan aksi, termasuk kasus penabrakan pengemudi ojol, diberikan sanksi setimpal.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Dikatain Pencitraan Saat Temui Massa Demo, Begini Respon sang Gubernur Jawa Barat Itu

Halaman Selanjutnya

Source : Serambinews.com,Kompas
Penulis : Faza Anjainah Ghautsy
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#tahun baru china

#bintang

#meninggal dunia

#Bandung

#Indonesia

#Aurel Hermansyah