Grid.ID- Inilah profil Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Republik Indonesia yang rumahnya dijarah mass. Rumah Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan ikut menjadi sasaran amuk massa pada Minggu (31/8/2025) dini hari.
Aksi itu bahkan berujung pada penjarahan yang dilakukan dalam dua gelombang, melibatkan ratusan orang. Meski begitu, tidak ada korban jiwa karena rumah dalam keadaan kosong.
Peristiwa ini sontak menyedot perhatian publik. Pasalnya, Sri Mulyani bukan hanya pejabat negara, tetapi juga salah satu tokoh ekonomi paling berpengaruh di dunia. Artikel ini akan mengulas lengkap profil Sri Mulyani, perjalanan kariernya, hingga deretan prestasi yang membuatnya disegani baik di Indonesia maupun internasional.
Profil Sri Mulyani
Mengutip Tribun Kalteng, Minggu (31/8/2025), Sri Mulyani lahir pada 26 Agustus 1962 di Bandar Lampung. Ia merupakan anak dari pasangan asal Kebumen, Jawa Tengah. Sejak muda, ia dikenal cerdas dan tekun belajar.
Gelar sarjana ia peroleh dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1986. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Dari kampus tersebut, ia meraih gelar Master dan Doktor di bidang ekonomi pada 1992.
Sebelum memasuki dunia birokrasi, Sri Mulyani aktif sebagai akademisi. Ia sempat menjadi Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM FEUI) sejak 1998. Perannya sebagai pengamat ekonomi membuat namanya semakin dikenal.
Pada tahun 2004, ia dipercaya menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setahun berselang, ia dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar.
Pada 1 Juni 2010, profil Sri Mulyani menorehkan sejarah baru. Ia menjadi orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Keputusan ini membuatnya meninggalkan jabatan Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Bersatu. Di Bank Dunia, ia dikenal berperan besar dalam mendorong kebijakan pembangunan inklusif, transparansi fiskal, serta pengentasan kemiskinan.
Pada 27 Juli 2016, Presiden Joko Widodo membawa pulang Sri Mulyani untuk kembali menjabat Menteri Keuangan. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak sekaligus dipuji sebagai langkah strategis.
| Source | : | Kompas.com,Tribun Kalteng |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nesiana |