Grid.ID - Jerome Polin bocorkan tawaran jadi buzzer pemerintah dengan bayaran Rp 150 juta. Dirinya pun geram karena uang rakyat dipakai untuk membayar buzzer demi pencitraan.
Influencer Jerome Polin kembali menyuarakan keresahannya terkait situasi saat ini. Terbaru, Jerome Polin membocorkan tawaran untuk mengunggah sebuah konten di media sosial.
Pria 27 tahun itu pun menolak keras tawaran tersebut. Dengan tegas dirinya juga menyampaikan kritikan atas tawaran tersebut.
Jerome Polin ungkap tawaran jadi buzzer pemerintah dengan bayaran fantastis. Setiap orang yang bersedia mengunggah satu reels di Instagram akan mendapat Rp 150 juta.
Dalam tawaran tersebut disebutkan bahwa pengunggah wajib mempromosikan ajakan untuk damai dari pemerintah, DPR, Brimob dan masyarakat. Unggahan tersebut juga harus diposting serentak pada tanggal 1 September 2025.
Jerome Polin pun geram dengan adanya tawaran tersebut. Menurutnya, tak seharusnya uang rakyat dipakai untuk membayar buzzer dengan nilai fantastis.
Ia pun berandai-andai jika uang tersebut bisa dipakai untuk hal-hal yang lebih mendesak dan bermanfaat bagi negara. Seperti untuk menaikkan gaji guru agar lebih sejahtera.
"Nih, aku spill. Uang rakyat dipake buat bayar buzzer per orang 150 juta 1 post kalo dipake buat naikin gaji guru per orang 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan." tulisnya di akun Instagram @jeromepolin.
Ia pun meminta agar masyarakat tidak lengah. Jerome berharap adanya transparansi dari Pemerintah soal penggunaan pajak dari rakyat.
"Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita!! Sudah saatnya kita aware." lanjutnya.
Lebih lanjut, Jerome juga memohon agar rekan-rekannya tidak tergiur dengan tawaran tersebut. Apalagi hal ini harus mengorbankan rakyat di tengah kondisi genting seperti sekarang.
Baca Juga: Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis Brimob, Jerome Polin: Rakyat Ditabrak Pakai Mobil dari Pajak Rakyat
| Source | : | |
| Penulis | : | Ayu Wulansari K |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |