Grid.ID - Profil Hendropriyono, mantan kepala BIN (Badan Intelijen Negara) yang mengaku mengetahui dalang demonstrasi di DPR. Siapakah sosoknya?
Nama mantan kepala BIN, Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono mendadak menjadi sorotan usai mengklaim mengetahui sosok yang menjadi dalang di balik demo di Gedung DPR RI pada Senin (25/8/2025). Ia menyebut orang dari luar negeri terlibat sebagai sosok yang menunggangi demo masyarakat yang menolak tunjangan fantastis anggota DPR.
"(Dalangnya) Dari luar. Dari luar. Orang yang dari luar hanya menggerakkan kaki tangannya yang ada di dalam," ujar Hendropriyono, dikutip dari Kompas.com.
"Dan saya sangat yakin bahwa kaki tangannya di dalam ini tidak ngerti bahwa dia dipakai. Tapi pada waktunya nanti harus dibuka," sambungnya.
Pernyataan dirinya bukan tanpa landasan. Hendropriyono menyebut dari pengalamannya, ia tahu ada pihak yang mencoba menunggangi demo yang baru-baru ini terjadi.
"Saya tidak lebih pintar. Tapi saya mengalami semua. Dan ini ada yang main gitu. Pada waktunya saya bisa sampaikan namanya yang main. Itu dari sana," ujarnya.
Meski tak mengungkap nama, Hendropriyono memberi petunjuk bahwa orang tersebut memiliki pengaruh besar terhadap pembuatan kebijakan di negara tempat mereka tinggal. Pernyataannya itu membuat nama Hendropriyono menjadi sorotan. Lantas siapakah sosoknya?
Hendropriyono lahir pada 7 Mei 1945 di Yogyakarta. Ia merupakan lulusan dari Akademi Militer Nasional pada tahun 1967.
Hendro juga mengenyam pendidikan di Australian Intelligence Course di Wodside (1971). Selain itu, ia juga menempuh pendidikannya di United States Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth (1980).
Ia pernah menjabat sebagai Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan pada 14 Maret 1998- 20 Oktober 1999. Setelahnya, ia ditunjuk menjadi kepala BIN pada 10 Agustus 2001- 8 Desember 2004.
| Source | : | tribunnews,Kompas.com |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |