Grid.IDBagi sebagian orang, pasir di lapangan padel mungkin terlihat sepele, bahkan sering dikira sama dengan pasir pantai. Namun kenyataannya, pasir yang digunakan bukanlah pasir biasa.

Padel sebagai olahraga modern membutuhkan material khusus yang dirancang untuk menjaga keamanan, daya tahan lapangan, serta kualitas permainan. Pasir yang digunakan di lapangan padel adalah pasir silika (silica sand).

Pasir yang digunakan di lapangan padel memiliki karakteristik kimia dan fisik yang sangat berbeda dari pasir pantai atau pasir bangunan. Jadi, apa itu pasir silika?

Mengutip shawresources.ca, Jumat (22/8/2025), pasir silika atau dikenal juga sebagai pasir kuarsa memiliki komposisi utama silikon dioksida (SiO2) yang tingkat kemurniannya mencapai minimal 95 persen. Kandungan inilah yang membuatnya tahan terhadap kontaminasi organisme organik dan jamur, sehingga cocok digunakan di berbagai kondisi, baik lapangan indoor maupun outdoor.

Sementara pasir konstruksi hanya memiliki kadar SiO2 sekitar 80 persen dengan kandungan mineral lain seperti karbonat, kalium, dan zat besi. Komposisi ini membuatnya lebih reaktif secara kimia dan tidak stabil jika digunakan di lapangan olahraga.

Berbeda juga dengan pasir pantai yang menyerap air dan bisa berubah menjadi lumpur, pasir silika mampu menjaga lapangan padel tetap stabil meskipun digunakan dalam cuaca lembap atau hujan. Oleh karena itu, dipilihlah pasir silika untuk lapangan padel karena kekuatan, kestabilan, dan ketahanannya. 

Dikutip dari Mejorset, fungsi utama pasir silika di lapangan padel meliputi beberapa aspek penting. Pertama, pasir meningkatkan daya cengkeram sehingga pergerakan pemain lebih stabil dan risiko tergelincir bisa dikurangi.

Kedua, pasir membantu mengontrol pantulan bola. Tidak seperti tenis atau sepak bola yang cenderung menginginkan pantulan cepat, padel justru menuntut kontrol permainan.

Dengan adanya pasir silika, bola memantul lebih konsisten dan terkendali, sehingga menambah aspek taktis dalam pertandingan. Ketiga, pasir berperan sebagai pelindung rumput sintetis dari kerusakan akibat gesekan dan beban berat, sekaligus membuat serat rumput tetap tegak dan awet lebih lama.

Jumlah pasir yang dibutuhkan dalam satu lapangan padel juga tidak sedikit. Untuk lapangan dengan rumput monofilamen (rumput lurus), dibutuhkan sekitar 17–18 kilogram pasir per meter persegi, atau total 3,3–3,4 ton per lapangan.

Sementara itu, untuk lapangan dengan rumput tekstur lebih padat, jumlahnya bisa berkurang hingga setengahnya, yaitu 7–8 kilogram per meter persegi atau sekitar 1,4–1,6 ton per lapangan. Perbedaan ini penting dipahami karena berpengaruh pada distribusi pasir, daya tahan lapangan, dan juga saat proses ekspor atau pemasangan lapangan baru.

Baca Juga: Kenapa Harus Ada Pasir di Lapangan Padel? Ini Fungsi Pentingnya

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Shawresources,MejorSet
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral