Grid.IDBagi pemain pemula, lapangan padel sering menimbulkan pertanyaan unik. Kenapa ada pasir di permukaannya?

Sekilas, keberadaan pasir terlihat janggal dan terkesan mengganggu permainan. Namun, faktanya pasir pada lapangan padel bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen penting yang memengaruhi kualitas permainan, keamanan pemain, hingga daya tahan lapangan itu sendiri. Tanpa pasir, padel tidak akan bisa dimainkan dengan nyaman maupun adil.

Mengutip Padel Shop, Rabu (20/8/2025), fungsi utama pasir di lapangan padel adalah memberikan daya cengkeram atau grip yang lebih baik bagi pemain. Permukaan rumput sintetis tanpa pasir akan jauh lebih licin, sehingga meningkatkan risiko terpeleset ketika melakukan manuver cepat atau perubahan arah mendadak.

Pasir membantu menjaga keseimbangan pergerakan pemain sekaligus mengurangi potensi cedera. Dengan demikian, keberadaan pasir tidak hanya meningkatkan performa permainan, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan terhadap keselamatan atlet.

Selain itu, pasir juga berfungsi sebagai pelindung bagi serat rumput sintetis yang menjadi dasar lapangan padel. Saat pemain berlari atau melompat, beban tubuh mereka tidak langsung menekan serat rumput, melainkan terlebih dahulu tersebar melalui lapisan pasir.

Hal ini membuat serat sintetis tidak cepat rusak dan memperpanjang usia pakai lapangan. Dalam konteks klub atau fasilitas olahraga, keberadaan pasir berarti penghematan biaya perawatan dalam jangka panjang.

Pasir di lapangan padel juga berperan penting dalam menjaga kualitas pantulan bola. Dengan distribusi pasir yang merata, bola akan memantul dengan konsistensi yang bisa diprediksi, sehingga jalannya pertandingan lebih adil.

Tanpa pasir, pantulan bola bisa menjadi tidak teratur, mengganggu ritme permainan, bahkan berpotensi merugikan salah satu pihak. Inilah alasan mengapa standar internasional selalu mensyaratkan adanya pasir dalam jumlah tertentu di setiap lapangan padel.

Menariknya, tidak semua lapangan padel menggunakan jumlah pasir yang sama. Ada dua jenis utama yang dikenal luas, yaitu fully sanded courts dan lightly sanded courts.

Pada tipe pertama, pasir digunakan dalam jumlah besar untuk menstabilkan seluruh permukaan rumput sintetis, sehingga lebih umum dijumpai di klub rekreasi. Sementara itu, lapangan dengan pasir lebih sedikit (lightly sanded) cenderung dipakai dalam pertandingan profesional karena memberikan grip lebih baik dan pengalaman bermain yang lebih kompetitif.

Dalam praktiknya, pemain kadang merasa ada pasir yang longgar di bawah kaki mereka. Hal ini wajar terjadi karena pasir memang berfungsi sebagai lapisan pelindung bergerak yang menyesuaikan pergerakan pemain.

Baca Juga: Cara Memilih Grip Padel yang Tepat untuk Tingkatkan Performa dan Cegah Cedera

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Padel Shop
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia