Grid.ID- Olahraga padel kini semakin populer di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Dengan pertumbuhan jumlah pemain, kebutuhan akan peralatan yang tepat pun semakin meningkat. Salah satu perlengkapan terpenting adalah raket padel.
Namun, sama seperti perlengkapan olahraga lainnya, raket memiliki umur pakai dan performa yang bisa menurun seiring waktu. Pertanyaannya, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk mengganti raket padel agar performa di lapangan tetap optimal?
Inilah tanda-tanda raket padel Anda harus diganti dengan yang baru, sebagaimana dikutip Padel Shop, Sabtu (16/8/2025). Apa saja?
1. Tanda Fisik
Salah satu indikator paling jelas bahwa raket padel perlu diganti adalah adanya kerusakan fisik. Pemain disarankan rutin memeriksa kondisi raket, terutama bagian rangka dan permukaan.
Retakan kecil mungkin tidak langsung memengaruhi permainan, tetapi jika muncul patahan pada area lubang atau rangka utama, itu tanda bahaya. Penyok pada frame juga dapat mengurangi kekuatan dan kestabilan raket.
Meski grip dan overgrip bisa diganti, grip yang aus sering kali menunjukkan intensitas penggunaan tinggi yang bisa berdampak pada bagian lain raket. Mengabaikan tanda-tanda ini berisiko membuat performa menurun secara signifikan.
2. Performa Menurun
Kerusakan pada raket padel tidak selalu terlihat secara fisik. Penurunan performa juga bisa menjadi sinyal penting.
Salah satu tanda adalah suara pukulan yang terdengar lebih tumpul, yang menandakan bantalan EVA rubber atau busa telah kehilangan elastisitas. Akibatnya, pukulan menjadi kurang bertenaga dan akurat.
Selain itu, raket yang kehilangan kekakuan akan membuat kontrol bola berkurang, terutama saat melakukan pukulan cepat dan teknik yang membutuhkan presisi tinggi. Jika permainan terasa kurang responsif dibanding sebelumnya, itu bisa jadi saatnya berinvestasi pada raket baru.
3. Perubahan Gaya Bermain dan Kondisi Fisik
| Source | : | Padel Shop |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Irene Cynthia |