Grid.ID - Fitri Salhuteru turut merespon usai JPU merekam aksi kericuhan yang terjadi di sidang Nikita Mirzani. Bagaimana tanggapan Fitri Salhuteru atas hal tersebut?
Pengusaha Fitri Salhuteru turut buka suara usai viral aksi Jaksa Penuntutu Umum (JPU) yang merekam kericuhan sidang dugaan pemerasan yang melibatkan artis Nikita Mirzani. Menurutnya, hal itu wajar dilakukan pihak JPU.
"JPU kan selalu difitnah sama netizen ya, mimik saja kadang... Saya setuju sama apa yang dilalukan JPU, biar dia punya dokumentasi sendiri," kata Fitri Salhuteru saat ditemui di kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/8/2025).
Menurutnya, hal itu tidak akan terjadi jika bintang film Nenek Gayung tersebut mengikuti prosedur dan proses hukum yang ada, termasuk dengan bersikap baik selama persidangan. Ia menilai, kericuhan persidangan bisa dicegah.
"Coba kalau terdakwa santun, tidak membantah, nurut saja. Tidak akan terjadi seperti ini. Dia mau teriak, ngejerit kayak apa, aturannya apa? Tetap pakai baju orange dan tangan diborgol," ucap Fitri.
"Kalau dia mengikuti aturannya, nggak akan terjadi keributan seperti itu," imbuhnya.
Sebelumnya, diketahui persidangan lanjutan kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 7 Agustus 2025, terjadi kejadian yang menyita perhatian. Tak hanya karena Nikita meluapkan kemarahan di ruang sidang, tetapi juga lantaran tindakan seorang JPU ikut menjadi perbincangan publik.
Beredar video yang memperlihatkan jaksa perempuan tersebut sedang merekam momen protes Nikita Mirzani dengan ponselnya. Jaksa tersebut berdiri dari kursinya, berjalan mendekati Nikita Mirzani. Kemudian, merekam terdakwa dengan ekspresi tersenyum bak mengejek.
Jaksa tersebut merekam peristiwa itu cukup lama, diperkirakan lebih dari satu menit. Bahkan, sempat berbincang dengan Nikita sambil tersenyum seperti memberikan tantangan.
Tindakan itu pun langsung memicu kritik tajam dari masyarakat. Banyak netizen menilai sikap sang jaksa tidak pantas dan merusak citra serta kewibawaan institusi kejaksaan.
Adapun Nikita Mirzani mengamuk di ruang sidang dilatarbelakangi saat sidang menghadirkan saksi meringankan dari pihak Nikita, yaitu Dokter Samira alias Doktif. Akan tetapi, saat Doktif hendak menjelaskan kesaksiannya, jaksa tiba-tiba memotong.
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Nesiana |