Grid.ID - Band indie rock asal Inggris, Fur tampil di Ancol Ecopark, Jakarta Utara, Sabtu (10/8/2025) malam. Vokalisnya, Murray lompat dari panggung sampai bikin kru panik.
Fur jadi salah satu penampil di panggung The Sounds Project. Penampilannya dimulai dengan I Don’t Know Why (But I Love You).
Murray kemudian membuka perbincangan dengan menyapa penonton. Band yang sudah bolak-balik tampil di Indonesia ini masih terdengar canggung saat mencoba berbahasa Indonesia.
“Selamat malam Jakarta? Apa kabar semua? baik, terima kasih,” kata Murray dengan mimik wajah seperti mengingat hafalannya.
Will Murray, Harry Saunders, Will Tavener, dan Flynn Whelan membawakan 9 lagu andalan mereka mulai dari What Would I Do, Angel Eyes, sampai If You Know That I’m Lonely. Mereka juga sempat membawakan 1 lagu milik Elvis Presley berjudul Can’t Help Falling In Love.
Di tengah penampilannya, Fur juga menyuarakan ‘Hentikan Genosida’. Mereka menampilkan gambar bendera Palestina di layar utama panggung.
“Semua orang di Gaza. Kita sayang kalian semua. Kita berpihak pada kebenaran dalam sejarah. Palestina bebas, Kongo bebas, Myanmar bebas,” kata Murray yang disusul tepuk tangan dari penonton.
Di penghujung penampilannya, Murray sempat membuat gebrakan yang memicu kepanikan para kru. Dia melompat dari panggung untuk menghampiri penggemar di barisan depan.
Detik-detik sebelum lompat, Murray sempat menunjukkan gelagat aneh yang sepertinya mencari jalur kabel mikropon. Malam tadi Murray memang tampil dengan mikropon berkabel.
Dia lalu melompat saat menyanyikan lagunya yang paling populer yakni If You Know That I’m Lonely. Petugas keamanan yang berada di sekitar panggung pun langsung gercep mengelilingi Murray.
| Penulis | : | Winda Lola Pramuditta |
| Editor | : | Winda Lola Pramuditta |