Grid.ID – Kedekatan Sarwendah dengan Giorgio Antonio saat melakukan siaran langsung kerap membuat penonton terbawa perasaan. Apalagi, sering kali ada momen keduanya salah tingkah (salting).
Sarwendah pun menjelaskan bahwa reaksi dirinya dan Gio di layar kaca saat siaran langsung tak dibuat-buat. Termasuk momen salting keduanya yang terjadi secara alami dan tanpa rekayasa.
"Tapi jujur, pada saat kita live tuh kita enggak ada (gimmick). Maksudnya ya natural aja gitu, alami yang terjadi seperti itu," ujar Sarwendah di kawasan PIK 2, Tangerang, Rabu (6/8/2025).
Apalagi, Sarwendah sendiri mengakui bahwa karakter dirinya sendiri cenderung kaku dan apa adanya. Sehingga mustahil Sarwendah menunjukkan reaksi yang dibuat-buat.
"Karena kan kalian tahu aku rada-rada kanebo ya. Jadi, jadi rada-rada kaku gitu," lanjutnya.
Lebih lanjut, mantan istri Ruben Onsu ini menjelaskan momen ketika harus bekerja sama dengan Gio dalam melakukan siaran langsung dengan durasi waktu panjang dan melelahkan.
Tekanan untuk terus berbicara selama berjam-jam sambil melakukan banyak hal sekaligus menjadi faktor utama munculnya reaksi spontan dan apa adanya.
"Kalau kalian tahu live itu kan lumayan capek ya, berjam-jam bayangin ngomong nonstop itu tuh lelah banget loh. Terus kita harus menjaga mood kita, bagaimana interaksi sama orang-orang (di komentar)," jelasnya.
"Jadi itu sebenarnya capek banget dan menjaga mood gitu," sambung Sarwendah.
Di tengah tekanan kerja yang tinggi itulah, perempuan 35 tahun ini merasa chemistry yang terbangun secara profesional dengan Giorgio menjadi kunci.
Interaksi yang nyaman dan solid karena sering bekerja bersama membuat dinamika mereka terasa begitu alami, hingga penonton pun bisa merasakannya.
Baca Juga: Ditemani Giorgio Antonio, Sarwendah Luncurkan Minuman Fiber Rasa Matcha, Cocok untuk Diet!
"Kebetulan pas lagi sama Pak Gio, ya chemistry-nya karena mungkin udah sering live, jadi chemistry-nya dapat gitu loh. Dan ketika orang-orang melihat, ya orang-orangnya juga merasakan chemistry itu," tandasnya. (*)
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |