Grid.ID - Pengacara Razman Arif Nasution turut menyoroti perilaku kontroversial artis Nikita Mirzani yang sempat bersitegang dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan pemerasan terhadap Reza Gladys beberapa waktu lalu.
Razman menggunakan momen tersebut untuk mempertanyakan adanya dugaan standar ganda dalam penegakan hukum, terutama terkait sikap di ruang sidang.
Tindakan Nikita Mirzani pada saat itu sama ekstremnya dengan kegaduhan yang Razman sebabkan di Pengadilan Jakarta Utara dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Hotman Paris.
"Nikita Mirzani itu parah lho," ujar Razman di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (5/8/2025).
"Berdebat dengan jaksa. Tidak mau pulang, tidak mau pakai rompi, memaksakan diri untuk diputar, dia putar sendiri," lanjut Razman.
Puncaknya, menurut Razman, adalah ketika Nikita secara terbuka menentang perintah hakim dan menolak untuk dibawa pulang ke rutan.
"Hakim masih di sana, dia bilang 'Saya tidak mau pergi,' depan hakim itu. Sampai akhirnya pergi," ucap Razman.
Momen inilah yang membuat Razman bertanya-tanya. Ia merasa diperlakukan tidak adil karena tindakannya di persidangan berujung pada laporan polisi, sementara aksi Nikita tidak mendapatkan konsekuensi serupa.
"Loh apa bedanya sama Razman? Kenapa enggak dibuat laporan polisi? Gaduh lagi di belakang, 'Woi, woi,' diteriakin," ujarnya lagi.
Razman menyebutkan bahwa aksi Nikita ini pastinya tidak luput dari perhatian lembaga-lembaga tinggi negara. Ia berharap hal seperti ini menjadi catatan bagi para pengawas peradilan.
"Makanya itu saya yakin dilihat oleh Mahkamah Agung, Badan Pengawas Mahkamah Agung, KY (Komisi Yudisial) dan lain-lain," pungkasnya. (*)
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Irene Cynthia |