Grid.ID – Di tengah persaingan industri fesyen yang kian padat, Aditya Permana Hidayat muncul sebagai sosok muda yang berhasil membangun brand sepatu lokal dari nol.

Lewat jenama BLIZER, Aditya membuktikan bahwa konsistensi dan adaptasi terhadap teknologi bisa menjadi kunci kesuksesan.

Cerita Aditya menjadi bagian dari rangkaian “Sukses Berkarya Sebelum 30” yang diusung oleh Shopee untuk mengangkat perjalanan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia.

BLIZER dirintis Aditya di usia 24 tahun. Bermula dari bengkel sepatu rumahan milik sang istri, brand ini berkembang pesat setelah resmi bergabung ke Shopee pada pertengahan 2024.

“Saya memulai BLIZER dengan tujuan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Aditya.

Dari semula hanya dijalankan oleh keluarga, kini BLIZER berhasil mencatatkan lonjakan omzet signifikan dalam hitungan bulan.

Baca Juga: MV JKT48 x Shopee

Terinspirasi dari bengkel rumahan, lahirlah ZER NISA

Aditya bukan berasal dari keluarga pebisnis, juga tak berlatar belakang pendidikan bisnis formal.

Namun pada 2021, setelah menikah, ia mulai terlibat membantu bengkel sepatu rumahan milik sang istri. Meski sempat mencoba membangun brand sepatu sebelumnya, usaha tersebut sempat mati suri.

Barulah di pertengahan 2023, Aditya, istrinya, dan orang tua mereka memutuskan memulai kembali dengan nama BLIZER.

Produk pertama yang mereka rilis adalah sandal mules wanita yang saat itu sedang tren, namun respons pasar belum sesuai harapan. Penjualan sepi, semangat pun nyaris padam.

Halaman Selanjutnya

Penulis : Yasmin FE
Editor : Sheila Respati

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari, program KG Media yang merupakan suatu rencana aksi global, bertujuan untuk menghapus kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#ngawi

#imlek

#tahun baru china

#bintang

#meninggal dunia

#Bandung

#Indonesia

#Aurel Hermansyah