Grid.ID - Arya Daru berada di dua lokasi pada jam yang sama menurut rekaman CCTV yang beredar. Pakar hukum sebut hal ini sebagai anomali spatiotemporal.
Dua pakar hukum menyoroti soal tumpang tindih waktu dalam kasus kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (39). Menurut mereka, masih terdapat banyak kejanggalan dalam kasus tewasnya Arya Daru.
Sebelumnya, polisi menyampaikan bahwa tidak ada tindak pidana dalam kasus kematian Arya Daru. Artinya tidak ada keterlibatan orang lain dalam kasus ini.
Namun pakar hukum menyoroti bahwa Arya Daru berada di dua lokasi pada jam yang sama, yakni di rooftop Gedung Kemlu dan di kos-kosan pada Senin (7/7/2025) malam. Polisi mengungkap bahwa berdasarkan hasil pengamatan kamera CCTV, Arya Daru naik ke rooftop pada pukul 21.43 WIB dengan membawa tas gendong dan tas belanjaan.
Ia berada di atas gedung tersebut selama 1 jam 26 menit. Arya Daru baru turun pada pukul 23.09 WIB. Saat turun, Arya Daru terlihat tidak lagi membawa tas gendong dan tas belanjaannya tersebut.
Di sisi lain, dalam rekaman CCTV di kos, Arya Daru terlihat menyapa penjaga kosan, Siswanto, pada pukul 22.00 WIB. Padahal pada waktu yang sama, Arya Daru tengah berada di rooftop.
"Jadi korban sempat terlihat di area dapur untuk makan, mungkin habis nge-Gojek (pesan dari Gojek) kali ya. Dia juga sempat membuang sampah dan menyapa penjaga kosan yang berada di belakang, 'ayo mas', gitu aja. Itu terlihat dari rekaman CCTV," kata Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, pada Rabu (9/7/2025) silam.
Setelah itu, Arya Daru masuk ke kamarnya, dan tidak terlihat kembali hingga ditemukan tewas pada Selasa (8/7/2025) pagi. Polisi juga menyampaikan bahwa kamar korban dikunci dari dalam.
"Iya, kamarnya dalam keadaan digrendel dari dalam. Jadi setelah terlihat sekitar pukul 22.30 WIB malam itu, tidak ada lagi yang melihat korban," ujarnya.
Kejanggalan terkait adanya tumpang tindih waktu ini disorot oleh pakar hukum Nicholay Aprilindo. Ia menyebut tak mungkin sang diplomat Kemlu bisa berada di dua tempat berbeda pada waktu yang sama.
"Jam 9 malam dia telepon istrinya, katanya sedang menunggu taksi mau pulang," ucap Nicholay Aprilindo dikutip dari HotRoom Metro TV, Kamis (31/7/2025).
Baca Juga: Keluarga Tak Yakin Arya Daru Bunuh Diri: Pada Waktunya Kebenaran Akan Terungkap
| Source | : | Kompas.com,TribunJakarta.com |
| Penulis | : | Ayu Wulansari K |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |