Grid.ID - Seorang bocah di Samarinda gegerkan publik usai diborgol ayah kandung di bawah pohon. Kunci borgol itu bahkan dibawa oleh ibu tiri dari korban.
Kejadian bocah di Samarinda gegerkan publik usai diborgol ayah kandung di bawah pohon itu pun diketahui terjadi tepatnya di Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur pada Rabu (23/7/2025). Bocah tersebut terungkap masih berumur 8 tahun.
Kronologi Kejadian
Mulanya, warga lah yang pertama kali melihat hal itu saat melintas di Jalan Padat Karya Gang Rundan Ali RT 053 sekitar pukul 09.00 WITA. Dimana saat itu sang bocah sudah berada di bawah pohon.
Namun yang memilukan, bocah itu berada di bawah pohon dalam keadaan kedua kakinya sudah terbogol. Melihat hal itu, warga langsung melapor ke aparat setempat.
Berdasarkan penuturuan Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, saat itu korban langsung dibawa ke rumah Ketua RT setempat. Dan diarahkan ke kantor Kelurahan Sempaja Timur.
Setelahnya, pihak kelurahan langsung melapor
Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Pinang untuk melepaskan borgol yang terpasang di kaki anak tersebut.
"Dikantor kelurahan bertemu dengan Bhabinkamtibmas Sempaja Timur (Aipda Adi Kurniawan Wahid). Selanjutnya Bhabinkamtibmas beserta ketua RT membawa anak tersebut ke rumah korban," ujar Aksarudin dikutip dari TribunKaltim.com.
Setelah dilakukan penyelidikan, aparat sempat menemui Jamiatul Fahmi (JF) yang merupakan ibu tiri korban. Dari sana Jamiatul mengatakan bocah itu diborgol oleh ayah kandungnya sendiri alias sang suami.
Ayah kandung korban yang berinsial HEG juga disebut Jamiatul sempat melakukan penganiayaan ke sang bocah sehari sebelumnya. Dan nekat memborgol anak kandungnya itu agar tidak keluar kamar.
"Merasa kesakitan, si anak ini masuk ke dalam kamar, kemudian bapak korban mendatangi anaknya itu dan memborgol kedua kaki anak tersebut dengan alasan agar korban tidak keluar kamar," ungkap sang ibu tiri.
| Source | : | Tribunnews.com,TribunKaltim.com |
| Penulis | : | Siti M |
| Editor | : | Siti M |