Grid.ID - Selebgram Lisa Mariana dilaporkan ke Polda Jawa Barat terkait kasus video syur. Lisa disebut telah mengakui bahwa dirinya adalah pemeran dalam video tersebut.
Menanggapi hal ini, kuasa hukum Lisa, Jonboy Nababan, menyatakan bahwa kliennya juga merupakan korban dalam kasus ini. Menurutnya, video itu direkam saat Lisa masih berusia muda, dan diduga ada bujuk rayu atau iming-iming tertentu yang membuat Lisa bersedia melakukannya.
"Kalau bicara masalah pornografi, klien kami adalah korban juga. Pada posisi pembuatan dia masih terlalu muda jadi pasti ada iming-iming kenapa dia harus berbuat itu," ungkap Jonboy Nababan dalam konferensi pers di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (14/7/2025).
Ia menambahkan bahwa semua fakta dalam kasus ini masih akan diuji lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
"Tapi semua itu akan diuji kebenarannya seperti apa di kepolisian Jawa Barat," imbuhnya.
Terkait pengakuan Lisa yang menyatakan dirinya adalah pemeran dalam video tersebut, Jonboy menyebut hal itu sebagai bentuk kepolosan dan spontanitas kliennya.
"Klien kami kan selalu jujur dan bicara apa adanya. Kenapa dia dalam keadaan ini bersikap seperti itu? Ya itu polosnya dia," ungkap Jon.
"Jadi bukan dibuat-buat cerita dari awal kenapa sama bapak itu, tujuannya apa ya itu jeritan hati dia, realita, dan spontanitas dia sendiri," sambungnya.
Sebagai informasi, Lisa Mariana dilaporkan Asosiasi Advokat Indonesia ke Polda Jabar terkait video syur dengan seorang video bertato.
Dirressiber Polda Jabar, Kombes Resza Ramadianshah menyebut video syur itu ada di website berbayar sebanyak tiga video dengan pemeran pria dan wanita yang sama.
Dalam sebuah video podcast, Lisa membenarkan bahwa pemeran video syur yang beredar tersebut adalah dirinya. Rencananya Lisa akan diperiksa di Polda Jabar sebagai saksi atas kasus video syur pada Selasa (15/7/2025).
Baca Juga: Lisa Mariana Bantah Mangkir Panggilan Polisi, Siap Datangi Polda Jabar Besok
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Nesiana |