Grid.ID - Kasus kematian Diplomat Muda karyawan Kementerian Luar Negeri, ADP masih menjadi misteri. Salah satu penemuan dalam kasus tersebut yaitu adanya sidik jari korban di lakban yang menutupi jasad Diplomat Muda ADP.
Kasus kematian Diplomat Muda ADP kini masih ditangani Kepolisian Polda Metro Jaya. Pihak Polda Metro Jaya juga masih menunggu hasil otopsi dari jasad ADP.
ADP sendiri ditemukan tak bernyawa di kamar kost-nya yang berlokasi di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat. ADP pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh penjaga kost tersebut.
Dari olah TKP kematian ADP ditemukan beberapa fakta. Salah satunya yaitu adanya sidik jari korban di lakban yang menutupi jasad Diplomat Muda ADP.
Pihak Kepolisian pun angkat bicara mengenai penemuan tersebut. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary, penemuan tersebut pun masih dilakukan pendalaman.
“Ya itu nanti semua (didalami),” ujar Ade Ary di Polda Metro Jaya, Jumat (11/7/2025).
Pihak Kepolisian juga masih mendalami tempat kejadian perkara yang menjadi lokasi ditemukannya ADP dalam kondisi tak bernyawa. Olah TKP pun sudah dilakukan di kost yang beralamat di Jalan Gondangdia Kecil no.22 itu.
“Jadi TKP adalah gudang barang bukti. Oleh karena itu ketika petugas kepolisian datangi TKP,” terang Kombes Pol Ade Ary.
“Maka dilakukan status quo, mengamankan TKP, barang bukti lokasi harus orisinil, ya harus asli. TKP tidak boleh tercemar, dijaga,” lanjutnya.
Polisi juga berusaha mengamankan TKP dengan memasang garis polisi. Garis Polisi juga masih terlihat di hari ke-4 penemuan jenazah ADP.
“Kemudian dilakukan policeline, dibuat perimeter, dijaga, kemudian tim olah TKP datang melaksanakan olah TKP. Apapun yang ditemukan di TKP, itu didatakan, didokumentasikan, kemudian ada beberapa barang bukti yang dilakukan pemeriksaan secara laboratoris,” tutup Kombes Pol Ade Ary.
Baca Juga: Polisi Interogasi Saksi Kasus Tewasnya Diplomat Muda ADP
| Penulis | : | Hana Futari |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |