Grid.ID - Terungkap detik-detik meninggalnya Juliana Marins sesaat setelah jatuh ke lereng Rinjani. Sang pendaki ternyata sempat minta tolong di jurang sedalam 150 meter.

Polisi masih menyelidiki insiden jatuhnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins (27), di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah saksi, termasuk pemandu dan porter yang mendampingi korban selama pendakian, telah diperiksa.

Detik-detik jeritan Juliana Marins sesaat setelah jatuh ke lereng Rinjani. Sebelum meninggal dunia ternyata sempat minta tolong di jurang sedalam 150 meter.

Ali Musthofa (20), pemandu lokal yang mendampingi Juliana selama pendakian, membantah tudingan bahwa ia meninggalkan pendaki asal Brasil itu sendirian di jalur gunung. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya berjalan lebih dahulu dan sempat menyarankan Juliana untuk beristirahat karena terlihat kelelahan.

“Sebenarnya saya tidak meninggalkannya (Juliana), tetapi saya menunggu tiga menit lebih dulu,” kata Ali Musthofa, dikutip dari media Brasil Oglobo.globo, Jumat (27/6/2025).

Setelah menunggu hampir setengah jam dan Juliana tak kunjung menyusul, Musthofa memutuskan untuk kembali ke lokasi terakhir di mana Juliana berhenti. Namun, saat ia tiba, Juliana tidak terlihat di sana.

“Setelah sekitar 15 atau 30 menit, Juliana tidak muncul. Saya mencarinya di tempat peristirahatan terakhir, tetapi saya tidak menemukannya. Saya bilang saya akan menunggunya lebih dulu, saya menyuruhnya untuk beristirahat,” ujarnya.

Ia baru menyadari bahwa Juliana terjatuh ke jurang setelah melihat pancaran cahaya senter dari dasar tebing dan mendengar suara minta tolong.

“Saya sadar ketika saya melihat cahaya senter di jurang sedalam sekitar 150 meter dan mendengar suara Juliana meminta pertolongan. Saya bilang saya akan menolongnya,” imbuh Musthofa.

Juliana dikabarkan terjatuh pada Sabtu (21/6/2025) di kawasan jurang Cemara Nunggal, Gunung Rinjani. Awalnya, ia diperkirakan jatuh ke jurang sedalam 150–200 meter. Namun, hasil pencarian pada hari ketiga dengan bantuan drone thermal menunjukkan bahwa posisi jenazah sudah bergeser dan berada di kedalaman sekitar 500 meter.

Proses evakuasi sempat mengalami hambatan akibat medan yang sangat terjal dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Jenazah korban baru berhasil dievakuasi pada hari kelima pencarian, tepatnya Rabu (25/6/2025).

Baca Juga: Kronologi Tim SAR Evakuasi Juliana Marins Pendaki Brazil, Korban Dinyatakan Meninggal Usai Jatuh dari Gunung Rinjani

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Oglobo.globo.com
Penulis : Fidiah Nuzul Aini
Editor : Fidiah Nuzul Aini

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia