Grid.ID - Pelaku penyiraman air ke Dedi Mulyadi yang beberapa waktu sempat viral akhirnya datang meminta maaf. Pelaku diketahui bernama Darkiman yang malah diberi hadiah oleh Gubernur Jawa Barat itu.
Sebelumnya, pelaku penyiraman air ke Dedi Mulyadi itu melakukan aksinya saat sang gubernur sedang kunjungan ke Lapangan Wanasari, Kelurahan Sarimukti, Kabupaten Bekasi, Jumat (20/6/2025) malam. Dan akhirnya menjadi viral karena sempat terekam.
Namun alih-alih membawa ke jalur hukum, Dedi Mulyadi justru mengundang Darkiman ke kediamannya. Yakni di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
Di momen itu, Darkiman bahkan langsung bersujud dan meminta maaf kepada Dedi Mulyadi. Terungkap pula, Darkiman ternyata bekerja sebagai tukang bangunan yang kini tinggal di Bekasi.
Saat itu, Darkiman mengaku tak bermaksud untuk menyiram Dedi. Hanya saja saat itu ia melihat seorang anak terjepit di tengah kerumunan warga yang berebut menyalami Gubernur Dedi.
"Saya minta tolong, lalu keluarin botol air, lempar sambil bilang 'Pak tolong Pak'. Saya minta maaf, itu tindakan saya tidak baik," ujar Darkiman dikutip Grid.ID dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis (26/6/2025).
Ia juga mengaku tak berniat jahat hanya merasa panik karena melihat anak tersebut seperti terjepit. Sementara itu, Dedi sendiri sebenarnya tak menyadari soal dirinya yang jadi korban aksi penyiraman.
Pasalnya, saat itu Dedi Mulyadi mengaku hanya merasa seperti terkena cipratan air. Baru setelah melihat unggahan media sosial, ia mengetahui kronologi kejadian sebenarnya.
"Saya enggak tahu ada yang nyiram atau enggak. Biasa saja, saya hidupnya tidak terlalu curiga, santai saja," timpal Dedi Mulyadi.
Dalam pertemuan tersebut, Dedi sempat menanyakan latar belakang Darkiman yang ternyata sudah bercerai. Dan anaknya tinggal di Cirebon bersama mantan istri.
Meski demikian, Darkiman tetap membiayai pendidikan anaknya yang duduk di kelas 5 SD.
Baca Juga: Dijuluki Mulyono Jilid II hingga Gubernur Konten, Dedi Mulyadi Akui Tak Terganggu Meski Dicibir