Grid.ID - Pasangan Luna Maya dan Maxime Bouttier membintangi film Gundik karya Anggy Umbara. Ternyata ini alasan sang sutradara memilih dua sejoli terlibat di dalamnya.

Film Gundik saat ini tengah tayang di bioskop. Film horor ini telah tayang perdana pada Kamis (22/5/2025) lalu.

Tak hanya berkutat pada mistis, sang sutradara juga menambahkan sentuhan komedi untuk mengeksplorasi tema tentang ketamakan harta. Lantas apa alasan Anggy Umbara libatkan Luna Maya dan Maxime dalam film karyanya?

"Enggak, kalau itu memang kita udah milih duluan Luna (sebagai Nyai) dan udah oke," ujar Anggy, dikutip dari Tribunnews.

Rupanya pemilihan pemeran pria yang ia pilih adalah Maxime Bouttier. Hal itu dilakukan Anggy untuk lebih menghidupkan karakter dalam filmnya.

"Abis itu kita cari Baim, siapa ya, terus kenapa nggak Maxime aja, akhirnya dapet, baru terakhir Mas Dian menjadi bagian perampok," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemilihan keduanya didasarkan atas kemampuan akting. Bukan alasan seperti karena sudah 'paketan' keduanya harus bermain.

"Saya juga ngeliat perubahan banyak dari film-film remaja. Saya rasa dia (Maxime) udah dewasa," ujarnya.

Selain Luna Maya dan Maxime Bouttier, film Gundik juga dibintangi Agus Kuncoro, Ratu Sofya, Rukman Rusadi, Tyo Pakusadewo dan banyak nama lainnya. Film ini menceritakan tentang pengalaman mistis yang dialami oleh para perampok.

Melansir dari Kompas.com, film ini mengisahkan tentang seorang mantan tentara yang baru saja keluar dari penjara. Pria itu bernama Osman (Agus Kuncoro).

Osman ternyata mendapat tawaran untuk merampok sebuah rumah. Target rumah yang dirampoknya dihuni oleh seorang perempuan kaya bernama Nyai.

Baca Juga: Luna Maya Bagikan Video Wawancara Bridesmaid Pernikahannya, Marianne Ngaku Tak Sabar Jadi Favorite Auntie

Halaman Selanjutnya

Source : tribunnews,Kompas.com
Penulis : Ines Noviadzani
Editor : Nesiana

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia