Grid.ID- Dedi Mulyadi soroti Kepala desa Jaro Midun yang jaminkan STNK-nya untuk pengobatan warga. Usai laporan tersebut, sang Gubernur Jawa Barat langsung kirim sejumlah uang.
Dalam video Tiktok akun @dedimulyadiofficial, dia mengatakan bahwa telah membaca berita tentang Kepala Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang bernama Jaro Midun memberikan jaminan STNK mobil sebagai jaminan pengobatan warga di RSUD Pelabuhan Ratu, Sukabumi.
Hal ini diketahui Jaro Midun lakukan karena warga tersebut tidak memliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan jika harus membuat KIS baru, perlu waktu 14 hari. Sedangkan, pasien harus segera ditangani.
Dedi mulyadi kemudian mengucapkan terima kasih pada Kepala Desa Jaro Midun. Hal ini lantaran Jaro Midun mengambil tanggungjawab terhadap warganya.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Jaro Midun yang telah melangkah menyelamatkan warganya'" ucap Dedi.
Sebelumnya Dedi Mulyadi berpikir bahwa tagihan rumah sakit tersebut jumlahnya besar. Namun, setelah dia cek tagihannya hanya sekitar Rp 1 juta 700 ribu, dan sisanya Rp 1 juta dua ratus belum dibayarkan.
Dedi Mulyadi kemudian menjelaskan bahwa pihak rumah sakit seharusnya harus tetap memberikan layanan kepada siapapun yang memerlukan pengobatan. Rumah sakit seharusnya tidak memandang apakah pasien memiliki KIS atau tidak, karena itu adalah kewajiban penyelenggara negara.
Dedi kemudian memberikan pernyataan bahwa kepala desa sebenarnya bisa berkoordinasi dengan bagian teknis di dinas kesehatan kabupaten ataupun bupati terkait hal tersebut. Dia menyayangkan hal seperti ini harus menjadi konsumsi publik.
"Saya tidak tahu apa yang menjadi problem di Sukabumi, sehingga hal kecil seperti ini muncul ke permukaan seolah-olah menjadi peristiwa besar. hanya satu juta tujuh ratus ribu rupiah menjadi sesuatu yang begitu besar seperti berat tertangani," ujar Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi kemudian menginformasikan bahwa dia telah mengirim sejumlah uang ke rekening Kepala Desa Jaro Midun. Selain untuk pengobatan, Dedi juga mengirim untuk keperluan biaya lainnya.
"Saya sudah berkirim uang kepada nomor rekening yang dikirim barusan, setelah saya minta ke Jaro Midun dan saya lebihkan uangnya untuk biaya makan dari keluarga pasien," jelas Dedi.
| Source | : | Kompas,TikTok |
| Penulis | : | Faza Anjainah Ghautsy |
| Editor | : | Winda Lola Pramuditta |