Grid.ID - Apa itu Vasektomi? Vasektomi menjadi salah satu kata yang amat dicari beberapa waktu terakhir. Hal ini berkaitan dengan pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengimbau warganya untuk melakukan KB jika ingin menerima bansos alias bantuan sosial. 

Pernyataan Dedi Mulyadi itu sempat menjadi kontroversi di masyarakat Indonesia. Pasalnya, program KB yang selama ini awam berlaku di masyarakat, memang dibebankan kepada perempuan atau dalam hal ini seorang istri atau ibu.

Setelah pernyataannya viral dan menuai beragam respon dari masyarakat, belakangan Dedi Mulyadi membantah jika vasektomi diwajibkan sebagai syarat penerima bansos. Ia membebaskan warganya, khususnya warga Jawa Barat, untuk memilih jenis KB yang diinginkan.

Lalu, apa itu vasektomi? Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi atau pengendalian kelahiran permanen pada pria, yang dilakukan dengan cara ‘mengikat’ saluran sperma.Namun sayangnya, tak sedikit masyarakat Indonesia yang belum memahami apa itu vasektomi dan bagaimana prosedur tindakan medisnya.

Untuk meminimalisir kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat, seksolog sekaligus dokter spesialis kandungan, dr. Boyke Dian Nugraha memberikan penjelasannya. Ia menggarisbawahi jika prosedur vasektomi jauh berbeda dengan tindakan circumcision atau sirkumsisi, atau yang awam dikenal dengan istilah khitan alias sunat.

“Karena dipikir vasektomi itu dikebiri, padahal nggak, itulah informasi yang masih missed,” kata dr. Boyke saat menjadi bintang tamu dalam acara Rumpi No Secret Trans TV, Minggu (11/5/2025).

“Cowok-cowok di Indonesia masih kurang paham,” katanya menegaskan.

Dijelaskan dr. Boyke, proses pengendalian kelahiran melalui vasektomi, jauh lebih sederhana ketimbang pengendalian kelahiran pada perempuan. Ternyata, tindakan vasektomi bisa dilakukukan oleh dokter umum, dan prosesnya tak sampai 15 menit!

“Dokter umum plus bisa lakukan, di Puskesmas, cuman diiket, diambil, di bagian saluran sperma, antara testis untuk ejakulasi, diikat, sudah, cairannya tetap ada hanya berkurang 5 persen,” kata dr. Boyke.

“(Sterilisasi) lebih mudah pada laki-laki, ketimbang perempuan. Kalau perempuan itu dibuka (bagian perut), kalau laki-laki itu operasi kecil, bius lokal, pengerjaan 15 menit dan bisa beraktifitas lagi,” beber dr. Boyke.

“Tapi untuk berhubungan badan itu nunggu 8-12 minggu karena ditakutkan masih ada sisa cairan, jadi tunggu dulu, kalau itu kalau tujuannya KB yah,” katanya.

Baca Juga: Disentil MUI, Dedi Mulyadi Kekeuh Terapkan Vasektomi Sebagai Syarat Bansos, Ini Alasannya

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Instagram,Kemenkes RI
Penulis : Okki Margaretha
Editor : Okki Margaretha

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia