Grid.ID - Penyanyi Aldy Maldini atau yang dikenal Aldy eks CJR diduga tilep duit fans lewat ajakan dinner berbayar. Dugaan itu muncul usai salah satu korban buka suara di media sosial Twitter.

Kabar dugaan penipuan Aldy Maldini itu viral lantaran unggahan seorang netizen @ale***. Di unggahan itu, ia menjelaskan secara detail dugaan penipuan tersebut.

Ia menyebut Aldy eks CJR diduga tilep uang fans lewat ajakan dinner berbayar. Bahkan, netizen itu juga memberi berbagai bukti dugaan penipuan sang idola.

Lantas bagaimana kronologi Aldy eks CJR diduga tilep duit fans? Simak penjelasannya!

Kronologi Aldy Eks CJR Diduga Tilep Duit Fans

Kabar dugaan penipuan itu muncul lewat unggahan akun Twitter @ale*** yang diunggah ulang oleh akun @pembasmi.kehaluan.reall pada Sabtu (10/05/2025). Di unggahan itu, seorang netizen menuding Aldy Maldini telah melakukan dugaan penipuan terhadap fans.

"Ditipu emang udah biasa, tapi pernah gak kalian ditipu sama idola kalian, penipuan berkedok event dinner bareng fans. Pelaku Alvaro Maldini Siregar/ Aldy Eks CJR," tulis netizen tersebut.

Aldy eks CJR diduga tilep uang fans lewat ajakan dinner berbayar
Instagram @pembasmi.kehaluan.reall
Aldy eks CJR diduga tilep uang fans lewat ajakan dinner berbayar

Kejadian itu mulanya terjadi pada 14 November 2024. Saat itu Aldy Maldini membuat question box di Instagram bertuliskan 'Dinner Yuk?'.

Unggahan itu dinilai sebagai ajakan untuk fans yang ingin dinner berdua dengan Aldy. Sebagai fans, korban pun sangat antusias dengan event tersebut.

Korban lantas menjawab pertanyaan Aldy dan siap untuk diajak dinner. Namun, ajak itu tak gratis, Aldy meminta fans tersebut untuk membayar uang senilai Rp 500 ribu.

Baca Juga: Kronologi Warga Jogja Kehilangan Rp 17,5 Juta Akibat Mesin ATM Macet

Halaman Selanjutnya

Source : Instagram,Twitter
Penulis : Widy Hastuti Chasanah
Editor : Widy Hastuti Chasanah

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia