Laporan Wartawan Grid.ID, Christine Tesalonika

Grid.ID - Meninggalnya Ricky Siahaan secara mendadak memang meninggalkan luka yang sangat mendalam. Bukan hanya pihak keluarga, namun rekan band Seringai pun merasakan kesedihan yang mendalam atas kepergian sang gitaris.

Tak hanya rekan satu band, Edy Khemod menganggap Ricky Siahaan lebih dari sekedar rekan kerja. Bahkan diakuinya, Ricky kerap ada dalam setiap keputusan yang dibuat oleh Khemod.

"Saya menganggap Ricky lebih dari sekedar teman band dan untuk teman-teman yang tahu band kami seperti apa hubungan kami sudah lebih dari sekedar rekan kerja," ujar Edy Khemod di Rumah Duka Sentosa RSPAD Senen, Jakarta Pusat pada Sabtu (26/4/2025).

"Setengah hidup saya, saya habiskan dengan Ricky dan segala pengambilan keputusan hidup saya pasti ada Ricky. Saya nggak bisa ngambil keputusan," lanjutnya.

Sudah 24 tahun bersama, Edy Khemod pun membongkar rahasia keawetan Seringai. Bukan sekedar selera musik yang sama, selera humor mereka pun sama.

"Yang membuat Seringai itu bertahan lama tidak hanya selera musik yang sama, tapi juga selera humor yang sama. Sudah 24 tahun, sampai selama ini. Nanti kita reuni ya," ujarnya.

Edy Khemod pun menggambar peran masing-masing anggota. Ricky sebagai nyawa, Arian sebagai pikiran, Khemod sebagai nafas, dan Sammy sebagai raga.

"Seringai nggak akan sama lagi sih. Kalau bisa dibilang bahwa Ricky adalah nyawanya Seringai, Arian adalah pikirannya seringai, saya adalah nafasnya seringai, Sammy adalah raganya seringai karena dia paling ganteng," ujarnya.

Ricky digambarkan sebagai nyawanya Seringai, Khemod mengaku sangat kehilangan sang sahabat. Bahkan ia tampak berusaha setegar mungkin saat memberikan ucapan terakhir untuk Ricky Siahaan.

"Tapi buat saya, jadi akhirnya kalau nggak ada nyawanya, ngapain saya bernapas?" ujarnya.

Baca Juga: Melepas Kepergian Ricky Siahaan, Arian Vokalis Seringai: Tidak Ada yang Lebih Gagah dari Lo

Halaman Selanjutnya

Penulis : Christine Tesalonika
Editor : Nesiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#tahun baru china

#bintang

#meninggal dunia

#Bandung

#Indonesia

#Aurel Hermansyah