Grid.ID - Seorang pendaki bernama Sugeng Parwoto (50) asal Krajan RT 04 RW 04, Desa Tlogorejo, Kecamatan Temanggung ditemukan tewas setelah dinyatakan hilang selama beberapa hari di Gunung Merbabu. Sugeng ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (24/4/2025).
Dilansir dari Kompas.com, Korban ditemukan di jurang yang terletak di antara pos 3 dan 4 sekitar pukul 17.30 WIB. Walau sudah ditemukan, proses evakuasi korban masih menemui kendala.
Kendala evakuasi itu adalah medan yang berat dan cuaca kabut yang tebal. Selain itu penerangan terbatas juga menjadi salah satu faktor kendala tersebut.
"Korban sudah ditemukan tapi belum bisa dievakuasi keterkaitan medan yang cukup berat, penerangan terbatas, cuaca juga kabut tebal," kata Koordinator pencarian Basarnas Pos Surakarta, Tri Puji Sugiharto, saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Kamis malam.
Ia menambahkan bahwa evakuasi baru akan dilakukan pada hari Jumat.
Kronologi Penemuan
Dilansir Tribunnews.com, Sugeng Parwoto, yang merupakan ASN di Dinas Kesehatan Temanggung awalnya dilaporkan hilang setelah mendaki Gunung Merbabu pada Jumat pekan lalu. Upaya pencarian dimulai pada Senin, 22 April 2025, setelah keluarga melaporkan kehilangannya.
Saat proses pencarian, pada Kamis, 24 April 2025, sekitar pukul 17.10 WIB, tim SAR menemukan sebuah payung berwarna biru yang diduga milik korban. Tidak lama setelah itu, pada pukul 17.27 WIB, Sugeng ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi payung tersebut.
Proses Evakuasi
Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, menjelaskan bahwa proses evakuasi korban dilakukan pada Jumat pagi, 25 April 2025. Tim SAR gabungan berencana mengevakuasi Sugeng dari tebing Gunung Merbabu ke basecamp Timboa di Desa Margomulyo, Kecamatan Gladagsari secara estafet.
Baca Juga: Kronologi Paula Verhoeven Laporkan Pelanggaran Putusan Cerai ke Bawas MA
| Source | : | Kompas.com,Tribunnews.com |
| Penulis | : | Widy Hastuti Chasanah |
| Editor | : | Widy Hastuti Chasanah |