Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum
Grid.ID - Penyanyi Afgan Syahreza turut hadir dalam acara tahlilan 7 hari wafatnya, Titiek Puspa, yang digelar di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2025) malam.
Dalam suasana haru tersebut, Afgan mengenang kedekatannya dengan mendiang yang dikenal bukan hanya sebagai seniman besar, tapi juga pribadi yang hangat dan penuh perhatian.
Afgan bercerita bahwa almarhumah Titiek Puspa sering kali meneleponnya secara tiba-tiba. Meski tanpa alasan khusus, percakapan itu kerap berlangsung cukup lama.
“Eyang Titiek itu suka banget telepon aku, tiba-tiba aja. Biasanya cuma nanya kabar, terus ngobrol-ngobrol santai bisa sampai setengah jam,” kata Afgan.
“Kami lumayan dekat sih, dan aku selalu senang tiap dapat telepon dari beliau," lanjutnya.
Penyanyi 35 tahun itu juga mengenang momen terakhir ketika Titiek Puspa meneleponnya pada Desember tahun lalu. Pada saat itu, Titiek Puspa mengungkapkan kekhawatirannya terhadap anak-anak di Indonesia.
"Terakhir telepon kayak akhir tahun lalu, 2024 Desember. Dia telepon, dia bilang ngelihat berita banyak anak-anak nggak mampu sekolah karena nggak punya seragam," beber Afgan.
"Terus dia kayak minta tolong aku gimana caranya buat cari dana untuk kasih ke anak-anak yang nggak mampu beli seragam. Jadi dia kayak punya kekhawatiran tersendiri buat negara kita," sambungnya.
Bagi Afgan, Titiek Puspa bukan sekadar musisi legendaris, melainkan sosok yang membawa cahaya bagi banyak orang. Ia selalu menyebarkan energi positif dan punya kepedulian besar terhadap masa depan generasi muda.
“Menurut aku, Indonesia sangat beruntung pernah punya Eyang Titiek. Beliau tuh punya hati yang luar biasa. Niatnya selalu baik, energinya positif, dan dia benar-benar peduli sama kita semua, terutama anak-anak muda. Itu yang bikin aku merasa sangat kehilangan,” paparnya.
Baca Juga: Berteman Dekat, Rossa Tak Pernah Absen Bikin Postingan di Setiap Ulang Tahun Afgan
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Nesiana |