Grid.ID - Sejumlah mahasiswa KKN yang sedang bertugas di Desa Dunggilata, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo mengalami musibah banjir bandang. Akibat peristiwa tersebut tiga mahasiswa KKN dinyatakan meninggal dunia.
Mengutip Antaranews, kejadian miris ini terjadi pada Selasa (15/4/2025). Kepala Pelaksana BPBD Bone Bolango Achril Y. Babyonggo pun menceritakan kronologi kejadian yang merenggut nyawa 3 tiga mahasiswa.
Menurut keterangan Achril, para korban adalah mahasiswa teknik geologi Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Diketahui ada 10 mahasiswa yang sedang melakukan pemetaan geologi di wilayah tersebut.
"Informasi terakhir, semuanya sudah ditemukan. Tujuh orang selamat dan tiga meninggal dunia," kata Achril.
Lebih lanjut, para mahasiswa tersebut diketahui sudah berada di lokasi penelitian selama dua hari. Setelah menyelesaikan tugas, mereka pun bergegas melakukan perjalanan pulang menuju kawasan pemukiman warga.
Nahasnya, saat dalam perjalanan pulang, mereka tiba-tiba dihantam banjir bandang hingga hanyut terseret air. Sebelumnya, seluruh mahasiswa sempat dikabarkan hilang. Namun satu per satu berhasil ditemukan oleh warga setempat.
Kejadian ini pun telah dikonfirmasi oleh pihak UNG. Ketua Pokja Kerja Sama Dalam Negeri dan Humas UNG, Noval S. Talani, pun ikut menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya para anak didik.
"Rektor dan seluruh civitas Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berduka cita atas musibah yang telah menimpa mahasiswa Program Studi Teknik Geologi Jurusan Ilmu Kebumian Fakultas MIPA," ujar Noval sepertdi dikutip dari Kompas.com, Rabu (16/4/2025).
Noval menjelaskan bahwa para mahasiswa yang menjadi korban merupakan peserta KKN terintegrasi MBKM dan sedang melaksanakan tugas di Desa Dunggilata. Sementara itu, UNG pun telah menurunkan tim sejak hari sebelumnya untuk membantu proses evakuasi korban serta memfasilitasi pemulangan jenazah ke daerah asal masing-masing.
Dalam keterangannya, Noval menyebutkan bahwa sebanyak 10 mahasiswa menjadi korban terseret arus sungai. Tiga di antaranya, seluruhnya perempuan, dinyatakan meninggal dunia.
Sementara, tujuh mahasiswa lain saat ini menjalani perawatan di RSUD Tombulilato, dan satu korban telah dirujuk ke RS Aloei Saboe di Kota Gorontalo setelah melewati masa kritis.
Baca Juga: Innalillahi, Pulang dari KKN, 2 Mahasiswi UIN Walisongo Tewas Tertabrak Truk di Kendal
| Source | : | kompas,Antaranews |
| Penulis | : | Nindya Galuh Aprillia |
| Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |